Setelah itu menyusul event-event besar lainnya termasuk ajang balap sepeda bergengsi dunia, Tour de France, yang dijuarai Tadej Pogacar dari Slovenia.

EURO 2020 dan Olimpiade Tokyo
Dari sepakbola, setelah Chelsea menutup tirai musim kompetisi seluruh Eropa dengan menjuarai Liga Champions setelah mengalahkan Manchester City dalam final, cabang olahraga terpopuler di dunia ini menggelar salah satu dari dua turnamen terbesarnya, Piala Eropa 2020, yang diadakan hampir berbarengan dengan Copa America.
Untuk pertama kalinya dalam 61 tahun, Piala Eropa tak digelar di satu atau dua negara, melainkan di banyak negara demi memperingati 60 tahun kompetisi ini. EURO adalah salah satu kompetisi yang ditangguhkan karena pandemi.
Untuk pertama kalinya pula, kompetisi besar olahraga diadakan di stadion-stadion yang terisi penonton, bahkan Hungaria dan partai puncaknya di London, tribun stadion diisi penuh oleh penonton.
Para pemain besar berkompetisi di 11 kota mulai Sevilla di Spanyol sampai di Baku, Azerbaijan, di Laut Kaspia, mulai 11 Juni sampai 11 Juli tahun ini.
Italia mengalahkan Inggris dalam adu penalti untuk menjuarai EURO 2020 ini yang sekaligus menghancurkan harapan Inggris memenangkan gelar turnamen besar pertamanya sejak Piala Dunia 1966.
Adu penalti adalah penutup dramatis dari hari yang mencekam di Stadion Wembley London. Itu juga penebusan yang manis dari tim asuhan Roberto Mancini setelah tiga tahun yang memalukan gagal turut serta dalam Piala Dunia 2018.
Barbarengan dengan turnamen ini, di Amerika Selatan sejarah tercipta ketika Lionel Messi akhirnya mendapatkan gelar turnamen besarnya setelah Argentina mengalahkan Brazil dalam final Copa America 2021.
Sekitar dua bulan setelah itu Messi meninggalkan Barcelona untuk bergabung dengan Paris Saint Germain (PSG) di Prancis, dan akhir November dia dianugerahi Ballon d’Or yang ketujuhnya.
Segera setelah EURO 2020 dan Copa America 2021, perhelatan terbesar olahraga sejagat, Olimpiade Musim Panas, digelar di Tokyo, setelah ditunda satu tahun dan sempat terancam tak digelar karena penolakan mayoritas penduduk Jepang akibat masih berkecamuknya gelombang infeksi COVID-19.
Dibuka 23 Juli dan kemudian ditutup 8 Agustus,...





