“Koq agak menarik juga. Apalagi teman-teman satu kelas hampir 50 persen ingin masuk Akabri pada saat itu.” tambahnya.
Meskipun dirinya mulai tertarik masuk dan melanjutkan ke pendidikan dinas kemiliteran atau Akmil, namun kedua orangtua nya masih menginginkan agar Kristomei muda melanjutkan pendidikan akademik dan tidak menyetujui jika anaknya meneruskan ke Akabri pada saat itu.
Bahkan, kata Brigjen TNI Kristomei, dirinya ditegur sang ayah saat dirinya cuti sekolah mengenakan seragam yang bertuliskan Akabri.
“Itu saya dimarah sama bapak saya. Itu kami ngapain pakai baju Akabri, lepas,” ujarnya menirukan kata-kata sang ayah.
Namun, lanjut Kadispenad, pada saat itu dirinya coba memahami dan mengerti apa yang dikhawatirkan sang ayah, karena ia adalah laki-laki satu-satunya di keluarga Batak yang membawa marga.
“Karena kakak saya perempuan dan adik saya juga perempuan. Artinya yang pegang marga itu saya. Itulah mengapa bapak saya belum setuju saya masuk tentara,” ungkapnya.
Singkat cerita, ketika memasuki kenaikan kelas tiga SMA, dirinya membawa formulir pendaftaran dan memberanikan diri menyodorkan formulir tersebut ke sang ayah untuk meminta tanda tangan, namun ternyata ditandatangani. Saat itu ia berargumen dan alasan kepada sang ayah hanya untuk coba-coba saja.
“Nah puncaknya pada saat kelas tiga, di SMA Taruna mulai ada pemusatan. Mana yang mau melanjutkan ke sipil mana yang mau Akabri,” tuturnya.
“Mulai dipisah tuh, pelatihan-pelatihannya. Pagi hari senamnya sudah berbeda, yang lain senam biasa kami ada lari, ada renang pagi nya, sudah mulai diarahkan,” terangnya.
Memasuki masa kelulusan di SMA Taruna Nusantara, melanjutkan pendidikan di Akmil dijadikan sebagai cadangan apabila ia tidak diterima masuk ke perguruan tinggi pilihannya.
“Jadi saya ikut empat (tes). UMPTN ambil (jurusan) teknik. Saya ambil teknik mesin di UNDIP (Universitas Diponegoro). Yang kedua saya ambil Akabri, ketiga saya ikut tes STT Telkom mengambil teknik manajemen indsutri dan yang terakhir saya ikut STAN ambil perpajakan,” jelasnya.
"Yang pertama pengumuman STT Telkom, saya masuk. Tapi...



