CAHAYASIANG.ID, Jakarta – Ketua Umum HKTI, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko dibuat geram terkait kondisi pertanian dan perkebunan di Indonesia.
Dalam Kompas Talk: Ketahanan Pangan melalui Elektrifikasi Agrikultur, di Hotel Westin, Jakarta, Rabu (12/7/23), Dia mengaku heran kenapa Indonesia harus Mengimport Alpukat.

Menyayangkan hal tersebut, Panglima TNI 2013-2015 itupun menjelaskan, Padahal penanaman bisa dilakukan di dalam negeri.
“Ironis lagi, kenapa kita impor namanya alpukat dari Australia? Sinting kita, kita bisa menanam? Saya sudah nanam bisa. Kenapa kita begitu?,” kata Moeldoko heran.
JIKA DITANAM MASIF BUAH NAGA MERAH BISA JADI PRODUK UNGGULAN
Sementara itu, Moeldoko menceritakan, baru-baru ini berbincang dengan warga Amerika Serikat.
Ia menuturkan, Warga AS tersebut memberitahu bahwa buah naga merah, dihargai 15 dolar AS per buah, atau setara 175 ribu rupiah di Amerika Serikat
“Di sini berapa sih, satu kilo? Ironis kita ini. Pertanyaan berikutnya, kenapa sih kita gak nanam yang masif begitu? Dikawal dengan baik oleh Kementerian Pertanian,” tanya Moeldoko.
Dirinya berpandangan, Ini menjadi produk unggulan Indonesia. Itu devisa, itu luar biasa, Itu bagi para petani luar biasa.
ENDAMAME JEMBER KELUAR DIPACKING PAKAI BAHASA JEPANG
Kemudian Peraih Lulusan terbaik Akmil 1981 dari Korps TNI AD kecabangan infanteri itu menyinggung, mengenai kacang kedelai muda (edamame) yang terkenal dari Jepang.
Menurut Moeldoko, Padahal produk pertanian tersebut berasal dari Jember, Indonesia.
"Mungkin kita happy makan kedelainya Jepang, edamame. Edamame...






