“Mungkin kita happy makan kedelainya Jepang, edamame. Edamame itu, ditanam di Jember. Begitu keluar langsung di-packaging pakai bahasa Jepang. Itu dari Jember, Tenanan Iku (Benar Itu),” ungkapnya.
INDONESIA UNGGUL DI KOMODITAS TEMBAKAU, TAPI LADANG MAKIN BERKURANG
Moeldoko mengatakan, Indonesia punya keunggulan di komoditas tembakau. Hanya saja, seiring berjalannya waktu ladang tembakau semakin berkurang.
Padahal, menurut pandangan dirinya, Indonesia bisa menyuplai tembakau untuk industri cerutu.
“Padahal dulu Belanda telah menginventarisasi ladang-ladang tembakau. Kita memiliki tembakau Temanggung, memiliki tembakau Jember, memiliki tembakau Deli, memiliki tembakau di daerah-daerah yang lain. Hilang sekarang,” beber Moeldoko.
MOELDOKO SAYANGKAN THAILAND RAJAI PRODUK BUAH TROPIS
Moeldoko ajak sejumlah pihak, memikirkan cara mengoptimalkan produk pertanian Indonesia, termasuk melakukan inventarisasi produk-produk unggulan Indonesia.
Dirinya menekankan, buah tropis yang dihasilkan Indonesia banyak dibutuhkan oleh negara lain. Sebab, yang bisa menghasilkan buah tropis hanya negara-negara tertentu di kawasan ASEAN.
“Kenapa harus Thailand yang negaranya kecil seperti itu merajai itu? Kenapa sih Indonesia gak bisa? Kita memiliki varian tanah yang masing-masing punya keunggulan,” tambah Moeldoko. (Dego*)






