(CAHAYA SIANG.ID) MINUT – Sekda Minut Ir. Novly Wowiling MSi siap berikan kado istimewa bagi Kabupaten Minahasa Utara dalam HUT yang ke-19 yang jatuh pada Minggu, (20/11/2022) yaitu APBD Induk tahyn anggaran 2023. Hal ini diungkapkannya pasca dirinya dilantik oleh Bupati Minut Joume Ganda SE MAP Rabu, (16/11/2022) di Aula lantai tiga.
Dirinya bersyukur dan berterima kasih bahwa telah dipercayakan pimpinan Bupati dan Wakil Bupati serta Gubernur dan Wakil Gubernur mengemban amanah sebagai Sekda Minut. Kepercayaan dalam jabatan Sekda ini melalui proses yang cukup panjang.
“Seperti yang dikatakan Pak Bupati Joune Ganda, banyak agenda yang harus dilaksanakan diakhir tahun ini, terutama pembahasan dan penyusunan APBD induk tahun 2023. Berkenan dengan momentum HUT Minut yang ke-19 bupati memerintahkan agar pembahasan dan penyusunan APBD ini dikebut dan harus selesai bersamaan dengan HUT Minut. Bila perayaan HUT Minut dapat disandingkan dengan APBD 2023, nantinya akan menjadi kado istimewa,” tukas Wowiling.
Olehnya, dirinya bersama Kepala OPD(Organisasi Perangkat Daerah) dan para Asisten mulai Kamis, (17/11/2022) secara maraton akan melakukan pembahasan dan penyusunan APBD sehingga dapat selesai pada waktu yang telah ditargetkan Bupati.
“Ini jelas tantangan buat saya, tapi saya optimis dengan berkolaborasi dan kerjasama yang solid dari para Asisten, Kepala OPD dan unsur terkait jajaran yang ada, APBD tahun anggaran 2023 ini bisa rampung,” tandas Wowiling.
Lebih jauh dikatakannya, jabatan Sekda ini adalah sebagai jabatan pelayan, lebih lagi sebagai pembantu bupati sehingga apa yang harus dilakukan Sekda adalah melaksanakan program kerja bupati untuk menjadikan Minahasa Utara hebat. Hebat itu ada indikatornya yaitu Minut menuju perubahan. Kelanjutannya adalah persatuan dan kesejahteraan berlandaskan gotong royong.
“Kita harus jabarkan seperti apa visi dan misi bupati dan wakil bupati, secara umum adalah Sulut hebat. Gotong royong merupakan implementasi internal yang tentunya harus didukung oleh semua jajaran yang berkolaborasi, karena bila dilakukan secara sendiri-sendiri tentu hasilnya kurang maksimal,” imbuh Wowiling yang saat diwawancarai wartawan didampingi Asisten I Pemerintahan Umbase Mayuntu S.Sos, Kaban BKPSDM Styvi Watupongoh SIP dan Asisten III Administrasi Umum Drs Rivino Dondokambey.

Dibagian akhir, Wowiling meminta dukungan dari semua unsur Forkopimda Minut, jajaran pemkab serta insan pers Biro Minut.
“Saya tidak alergi terhadap wartawan, sebab saya memandang media sebagai sahabat mitra pemerintah dimana dapat menjadi fungsi kontrol sekaligus ikut membangun Minut. Wartawan adalah sahabat pemerintah yang dapat menjadi corong program pemerintah yang independen, objektif, kritis dan konstruktif,” tutup manatan Kadis Pertanian Provinsi Sulut ini. (Rub)






