(CAHAYA SIANG.ID) MINUT – Pelaksanaan Kejurda Auto Moto Drag Race di Minut Rabu-Minggu, (16-20/11/2022) yang dihelat dalam rangka HUT Minut yang mengundang kontrofersi warga Minut pengguna jalan karena mengundang kemacetan dan berdampak sepinya industri kuliner dan petani mendapat tanggapan dari Wakil Ketua Panitia William Luntungan.
“Kami mohon maaf kepada masyarakat Sulut khususnya Minut dan pengguna jalan atas kemacetan dan ketidaknyamanan yang terjadi akibat penutupan dan pengalihan jalur di lokasi kejurda oleh pemerintah dalam rangka pelaksanaan AMDR ini. Kemacetan ini sudah dievaluasi,” ucap Luntungan Kamis, (17/11/2022).
Menurut Luntungan suksesnya pelaksanaan Kejurda ini memiliki dampak positif bagi banyak pihak terutama untuk mengairahkan olahraga otomotif ini di Minut. Ini akan menjadi tolok ukur pelaksanaan kegiatan berikutnya.
“Kedepan kegiatan seperti ini bisa dilakukan di Likupang sekaligus juga menunjang promosi Destinasi Super Prioritas KEK Likupang. Oleh karenanya panitia tentunya berusaha melaksanakan kegiatan ini sebaik mungkin,” tukas Korwil Ikatan Motor Indonesia(IMI ) Minut ini.
Terpisah, salah satu petinggi Polres Minut yang memberikan perijinan kegiatan mengatakan, keluhan warga telah dievaluasi dan telah dilakukan penyesuaian terkait kebutuhan akses jalan dari pengguna jalan.
“Telah dilakukan perubahan sesuai dengan kebutuhan, dimana ruas jalan yang ditutup hanyq di lokasi lomba sepanjang 402 meter,” terang sumber Polres Minut yang menyebutkan keamanan lomba menjadi prioritas utama.
Ditambahkan sumber Polres Minut, untuk anak sekolah SMK Negeri Airmadidi, pelaku usaha dan pengunjung sesudah bundaran pemkab tetap diberikan akses. (Rub)






