“Masyarakat sangat berharap TNI yang kuat dan mumpuni, untuk menjawab semua tantangan bangsa kedepan.
Maka untuk dapat mewujudkan itu, tentu pasangan Pak Ganjar dengan Pak Moeldoko jawabannya,” pesannya.
Kemudian, Tomson Manurung menjelaskan, Kecerdasan masyarakat dalam memahami situasi sulit di saat tertentu, dikarenakan sosial media yang sangat masif. Yang tidak hanya di tingkat elit politik saja, tapi juga di tingkat masyarakat bawah.
“Suara rakyat bawah tentu harus kita dengar dan hal itu konsekuensi dari situasi yang sangat mencekam saat ini.
Kolaborasi Sipil-Militer yang dikumandangkan rakyat bawah tentu tidak terlepas dari lima faktor diatas,” sambungnya.
Dia menegaskan, TNI/ Polri sangat di harapkan rakyat kuat untuk menjawab semua tantangan kedepan. kita karena memang TNI sangat menyadari dahsyatnya kekuatan melalui kebersamaan yang dibangun bersama rakyat.
“Secara universal, tugas tentara memang untuk berperang. Tetapi pada masa damai, tentara akan turun ke lapangan untuk membantu kesulitan rakyatnya dan membantu program pembangunan pemerintah,” imbuhnya.
Karena pada masa damai sesungguhnya, merupakan suatu masa di mana negara sedang menyiapkan diri untuk berperang_
Sekjen Sekber Ganjar Nusantara tersebut mempertegas, Hal ini merupakan kekuatan yang dasyat bila keinginan rakyat akan narasi Sipil – Militer.
“Di samping membangun kedekatan dengan rakyat, juga bermanfaat untuk membantu pemerintah dalam percepatan pembangunan. Seperti membangun irigasi, jalan, sanitasi, dan rehabilitasi sekolah, maupun masjid,” pukasnya.
Kuncinya, Tutur Tomson Manurung, Dalam era opemerintahan Pak Jokowi kebersamaan TNI dalam membangun jalan Trans Papua juga terlihat nyata. (Dego)






