CAHAYASIANG.ID, Jakarta – Menko Pohulkam, Mahfud MD menjelaskan mengenai kondisi tower proyek BTS 4G Kemenkominfo dalam kondisi mangkrak.

Sehingga, menjerat Menkominfo Johnny G Plate sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi oleh Kejaksaan Agung RI yang merugikan negara berkisar 8,32 triliun rupiah.
Menurut Mahfufd MD, bahwa sejak tahun 2020 sampai 2024, sudah ada dana yang dikucurkan dari anggaran dana senilai 28 triliun rupiah. Adapun jumlah uang yang sudah dikeluarkan sekitar 10 triliun rupiah.
“Sebenarnya kan dimulai sejak tahun 2020 tuh sudah ada pengeluaran dana dari Rp 28 triliun yang dianggarkan sampai 2024 sudah keluar sekitar Rp 10 triliun untuk proyek 2021, dimuiulai tahun 2021. Tapi sampai akhir 2021, itu barangnya enggak ada,” ujar Mahfud MD, dalam keterangannya, Kamis (17/5/2023) malam.
Namun, Eks Ketua MK itu menambahkan, meski telah diperpanjang periodenya, sampai dengan Maret 2023 hanya ada 985 tiang. Ratusan barang tersebut pun tidak dapat dioperasikan.
“Itu kan mau membangun 4.800 tiang, nah tiang itu dijeda sama satelit oleh BPKP, ditemukan hanya ada 985. Itu pun semua yang dijadikan sampel tidak ada, hanya barang-barang mati,” jelasnya.
Lanjut Mahfud MD, Tidak ada gerakan sinyal yang bisa dioperasikan. Mangkrak dan belum ada barangnya, yang adapun mangkrak.
Setelah itu, selaku Menko Polhukam, Dirinya mengajak agar berpikir positif.
“Tidak ada mengarah ke partai politik tetapi karena dugaan tindak pidana korupsi yang nantinya bisa dinilai secara terbuka di pengadilan,” tegasnya. (*Dego)






