
CAHAYASIANG.ID, YOGYAKARTA – Kegiatan internasional bertajuk The 3rd Annual Conference of China–Indonesia TVET Industry–Education Alliance (CITIEA) resmi digelar di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Universitas Gadjah Mada (UGM), pada 27–28 April 2026. Forum bergengsi ini menjadi wadah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan vokasi dan sektor industri, khususnya antara Indonesia dan China.
Dalam kegiatan tersebut, Politeknik Negeri Manado (Polimdo) turut ambil bagian sebagai salah satu mitra institusi dalam agenda penting penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Kehadiran Polimdo diwakili langsung oleh Direktur Polimdo, Dra. Maryke Alelo, MBA, yang hadir menandatangani kerja sama bersama sejumlah institusi pendidikan dan industri yang tergabung dalam aliansi CITIEA.
Keterlibatan Polimdo tidak hanya sebatas sebagai peserta, namun juga mengambil peran strategis sebagai bagian dari unsur penyelenggara kegiatan. Polimdo tercatat sebagai salah satu dari 12 politeknik di Indonesia yang terlibat aktif dalam kepanitiaan konferensi internasional tersebut. Hal ini menunjukkan komitmen kuat Polimdo dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi berbasis kemitraan global.

Kontribusi Polimdo semakin nyata melalui keikutsertaan Ivoleti Walukow yang dipercaya mengemban tugas sebagai Koordinator Humas dalam kepanitiaan kegiatan. Peran ini menjadi bukti kepercayaan yang diberikan kepada Polimdo dalam mendukung kelancaran komunikasi, publikasi, serta penyebarluasan informasi selama konferensi berlangsung.
Melalui kegiatan CITIEA ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin erat antara institusi pendidikan vokasi dengan dunia industri, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas di tingkat internasional.
Keterlibatan aktif Polimdo dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasi, memperluas jejaring global, serta memperkuat daya saing lulusan di pasar kerja internasional.(*RS)





