CAHAYASIANG.ID, SANGIHE – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe Menggelar Rapat persiapan Tulude yang merupakan Upacara Adat yang dilaksanakan setiap Tahun dan juga HUT Daerah yang ke 599 tahun, tepatnya di rayakan setiap tanggal 31 Januari. Rapat ini diselenggarakan di Ruang Serba Guna Kantor Bupati pada Selasa, (09/01/24).

Rapat ini dipimpin Asisten 3 Setda Sangihe, Olgha Makasidamo sebagai Ketua Umum Panitia, di dampingi Asisten I Johanis Pilat, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Djoli Mandak serta dihadiri semua Panitia dari tiap Seksi.
Dalam kesempatan itu Asisten 3 kepada Media Cahayasiang.id, mengatakan bahwa rapat perdana ini menegaskan tugas ke masing – masing Seksi, terkait dengan Pelaksanaan Peringatan Hari Lahir Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe yang ke 599 dan Upacara Tulude Tahun 2024.

“Sesuai dengan SK Bupati Nomor 21/420/Tahun 2024, tanggal 4 januari 2024, kepada tiap Seksi sudah diberikan Tanggung jawabnya masing – masing,” ujar Makasidamo.
Lebih lanjut Makasidamo menyampaikan, “Setelah Rapat Perdana ini, akan ada Rapat berikutnya tapi sudah didalam Internal Seksi masing – masing,” ungkapnya.

Asisten I Setda Sangihe, Johanis Pilat saat Pembukaan Rapat mengatakan Pemerintah Daerah dan semua Komunitas masyarakat Sangihe sebagai sebuah wilayah Adat, menginginkan Penyelenggaraan Hari Ulang Tahun (HUT) Daerah Kepulauan Sangihe dan Upacara Tulude.
”Dalam berbagai perspektif kesadaran, seluruh masyarakat adat Sangihe termasuk kelembagaan-kelembagaan adat yang mengayomi pelestarian maupun pemanfaatan kebudayaan, dan kemajuan daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe memiliki harapan-harapan dan salah satu adalah warisan dari Leluhur kita dari peradaban yang lahir di wilayah kepulauan Sangihe ini, senantiasa kita wujudkan. Presentasikan pemaknaan HUT Daerah dan Upacara Adat Tulude, dan ini menjadi harapan untuk memotivasi kita dalam pelaksanaan hajatan ini,” ungkap Johanis Pilat.

Badan Adat Sangihe, dalam kesempatan itu memberikan masukan, agar dalam Prosesi Upacara Adat tahun ini, diharapkan 80% melibatkan anak muda, untuk regenerasi atau pengkaderan dibawah bimbingan dan pendampingan para senior di badan adat. (*Anto)






