• Advertorial
  • Editorial
  • Opini
  • Wartawan Ba Carita
Thursday, 21 May 2026
  • Login
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya
No Result
View All Result
Cahaya Siang
Advertisement
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya
No Result
View All Result
cahayasiang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Sulut
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
  • Olahraga
  • Hiburan

Beranda » Pdt AZR Wenas, Pdt AK Wenas dan Kebangkitan GMIM

Pdt AZR Wenas, Pdt AK Wenas dan Kebangkitan GMIM

21/05/2026
in GMIM, Opini
0
Share on FacebookShare on Twitter

CAHAYASIANG.ID, OPINI – Tulisan ini diupload bertepatan dengan Peringatan ke 118 tahun Kebangkitan Nasional. Kebangkitan kesadaran individu dari seorang pribumi Arjo Sudiro yang setelah lulus Stovia dikenal dengan Wahidin Sudirohusodo dan menghubungkannya dengan berbagai krisis yang menerpa GMIM serta peluang menuju Kebangkitan GMIM.

Pdt Albertus Zachareus Roentoerambi Wenas memimpin GMIM pada 1942 – 1967. Memimpin GMIM di era kemerdekaan hingga pergolakan Permesta menjadikan tokoh pemuda era PPKM sangat dikenal dan diabadikan namanya menjadi nama Yayasan GMIM.

93 tahun setelah Pdt AZR Wenas, Pdt Adolf Katuuk Wenas atau Pdt AK Wenas, dengan proses yang tidak diduga banyak orang, memimpin BPMS GMIM, baik menjadi Penjabat Sementara Ketua (27 Oktober 2025 – 16 Desember 2025), maupun ketika terpilih sebagai Ketua pada 16 Desember 2025 – 31 Maret 2026.

Praktis waktu yang akan digunakan Pdt AK Wenas hanya 15 bulan 15 hari. Peluangnya untuk berlanjut atau berhenti akan sangat ditentukan oleh kiprah karya dan daya juangnya di masa 465 hari.

Tidak banyak hitung-hitungan, Pdt AK Wenas yang memimpin doa saat puluhan Pendeta dan jemaat GMIM mengantar Pdt Hein Arina untuk diperiksa terkait dugaan pelanggaran hukum dan kemudian ditahan sejak 17.04.2025, berhasil mendapat simpati 143 Anggota Majelis Sinode pada SMST ke 38 di Tomohon, yang mengantarnya memimpin BPMS GMIM sejak 16 Desember 2025.

Selama kurang lebih 20 tahun lebih, kepemimpinan GMIM mulai mengalami pasang surut. Pengambilan keputusan BPMS GMIM cenderung tidak sejalan dengan prinsip yang disepakati, kolektif kolegial.

Spesifik 8 tahun terakhir, kepemimpinan BPMS GMIM sangat otoriter dan sulit terbantahkan. Persidangan Gereja pun bak gayung bersambut. Apa saja titah, itu yang sah. Tetapi Sejak Pdt AK Wenas memimpin BPMS, pengambilan keputusan BPMS GMIM yang kolektif kolegial secara perlahan konsisten diberlakukan.

Kondisi ini membuat banyak pendukung Pdt AK Wenas di SMST mulai mempertanyakan komitmen beliau, menyebutnya terang-terangan sebagai pengkhianat, dan terakhir, memilih berhadap-hadapan dan selalu kontra terhadap hal-hal yang beliau perjuangkan, meski kemudian beberapa di antaranya dalam proses on going menuju kondisi yang diinginkan.

Perubahan paling signifikan berproses di masa kepemimpinan Pdt AK Wenas adalah Revisi Tata Gereja GMIM. Setelah 3 kali SMST memutuskan SMSI tetapi tidak dapat mengeksekusi, Pdt AK Wenas secara gigih memperjuangkan kembali keputusan SMST menggelar SMSI hingga diputuskan untuk diselenggarakan di Wilayah Manado Barat Daya dan direncanakan digelar 8-10 Juni 2026.

Panitia SMSI telah dilantik, Tim Perumus dibubarkan dan Tim Kompilasi dibentuk. Kini Tim Kompilasi berada di ujung proses karena target materi wajib selesai dan diserahkan ke BPMS Jumat 22 Mei 2026.

Revisi TG GMIM Tahun 2021 merupakan momentum strategis untuk mengembalikan GMIM pada hakikatnya sebagai Gereja Tuhan dengan sistem presbiterial sinodal. Kepemimpinan kolektif, perbendaharaan yang tersistem, terkontrol, transparan, dan akuntabel, perimbangan jumlah AMS Pendeta dan Penatua/Diaken/GA, pengembangan Yayasan, Badan Usaha, Unit Usaha yang bebas konflik kepentingan, BIPRA kembali menjadi Ex Officio di Badan Pekerja, Batas Usia Pemilihan merata sampai batas atas 60 tahun untuk semua kategori pemilihan, serta isu-isu strategis sebagaimana diusulkan 625 jemaat pada 4.625 butir usulan Revisi TG GMIM yang kemudian dikompilasikan dengan usulan Tim Perumus, Tim FDG PGLG, serta keputusan-keputusan SMSI, akan menentukan arah dan masa depan GMIM, dan Pdt AK Wenas, telah memulainya dengan langkah kecil.

Kini upaya kebangkitan GMIM yang dimulai Pdt AK Wenas menghadap ujian serius, karena cukup banyak kawan sekerja seperjuangan, kini menjadi lawan yang berhadapan. Entah motivasinya untuk kontra gagasan menuju GMIM lebih baik, ataukah sekadar menjadi lawan tanding menuju SMS ke 83 Maret 2027. Hanya dorang deng Tuhan yang tahu.

Tema peringatan ke 118 Harkitnas, Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara, semoga menginspirasi Pdt AK Wenas untuk melanjutkan perjuangan pendahulu, sinama, Pdt AZR Wenas untuk terus bergumul dalam doa dan karya, menjaga GMIM sebagai biji mata Tuhan….bukan semata-mata untuk mempertahankan hegemoni kedaulatan dan kekuasaan atas kepemimpinan BPMS GMIM, melainkan untuk semakin membujuk Tuhan, agar memimpin perubahan-perubahan GMIM menuju arah yang lebe bae, sebagaimana yang torang harapkan bersama.
Pada epilog, kita temukan fakta,

Kebangkitan GMIM adalah keniscayaan karena Kristuslah yang pimpin, agar semua satu adanya…..dan kita benar-benar mau bersatu seperti harapan Pdt AK Wenas dalam berbagai kesempatan. (*Red)

“Selamat Memperingati 118 Tahun HARKITNAS, Selamat berdinamika dalam Kebangkitan GMIM. Tuhan memberkati. Soli Deo Gloria. Lereng Musafir Kleak”
Franky Mocodompis (Facebook) – Rabu 20.05.2026

Post Views: 1,571
Bagikan ini :
Previous Post

Bapelkum Bitung Gelar Pelatihan Pengelolaan Informasi Hukum dan Penulisan Berita

Next Post

Inisiasi Operasi Gabungan WNA Ilegal, Imigrasi Tahuna Satroni Lagi Tambang Bowone

Next Post

Inisiasi Operasi Gabungan WNA Ilegal, Imigrasi Tahuna Satroni Lagi Tambang Bowone

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ADVERTISEMENT

Alamat Kantor :

Jl. Politeknik, Kelurahan Kairagi II,
Kecamatan Mapanget, Kota Manado,
Sulawesi Utara

No. Telp :
(0431) 7246837 (Kantor)
0882022399555 (Mobile)

  • About Us
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Cahaya Siang - Developed by WP Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya

© 2021 Cahaya Siang - Developed by WP Development.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In