CAHAYASIANG.ID, SANGIHE – Bencana alam tanah longsor terjadi di ruas jalan poros Kampung Pusunge–Lenganeng, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kamis (28/5/2026) dini hari.
Longsor mengakibatkan akses jalan sempat tertutup material tanah dan bebatuan sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 WITA setelah wilayah Kecamatan Tabukan Utara dan sekitarnya diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sejak Rabu (27/5/2026) sore hingga malam hari, disertai angin kencang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, hujan mulai mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 17.00 WITA. Kemudian sekitar pukul 21.00 WITA, curah hujan meningkat menjadi lebat yang diduga memicu terjadinya longsor akibat kondisi tanah yang labil.
Akibat kejadian itu, material longsor menutupi badan jalan utama yang menghubungkan Kampung Pusunge dan Lenganeng. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Pelaksana Harian (PLH) Danramil 1301-07/Tabukan Utara Serma Ridatson Makawowode, bergerak cepat melakukan penanganan awal dengan memerintahkan Babinsa Kampung Pusunge mendatangi lokasi bencana untuk melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pemerintah kampung setempat.
Selain itu, laporan kejadian juga telah diteruskan kepada Dandim 1301/Sangihe sebagai langkah tindak lanjut penanganan bencana.
Saat ini, Plh Danramil 07/Tabut bersama personel dan masyarakat setempat tengah melaksanakan karya bhakti guna membuka akses jalan yang tertutup material longsor.
“Longsor terjadi akibat tingginya curah hujan dan kondisi tanah yang labil. Sebagian material masih menutupi badan jalan,” ungkap Makawowode
Lebih lanjut Makawowode menyampaikan bahwa masih ada sisa material disisi jalan yang harus menggunakan alat berat untuk pembersihan maksimal.
“Saat ini alat berat sudah bergerak menuju lokasi,” ungkapnya.
Meski material longsor masih tersisa di beberapa titik, akses jalan dilaporkan sudah mulai dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat secara terbatas.
Sementara itu, kondisi cuaca di wilayah Kecamatan Tabukan Utara hingga Kamis pagi terpantau masih mendung. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi longsor susulan maupun pohon tumbang mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Kepulauan Sangihe.
(*Anto)


