CAHAYASIANG.ID, Manado – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimaknai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Utara sebagai sarana memperkuat nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada masyarakat melalui kegiatan penyerahan dan pemotongan hewan kurban yang dilaksanakan di Mesjid Al-Amin Ranomuut, Kota Manado, Rabu (27/05).
Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Sekretaris Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor SEK-UM.06.01-14 tanggal 19 Mei 2026 tentang Pedoman Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Utara Nomor WIM.25-41.UM.01 Tahun 2026 tentang Pembentukan Panitia Kurban 1447 H/2026 M Badan Dakwah Islam Kanwil Ditjenim Sulawesi Utara.

Usai pelaksanaan Sholat Idul Adha di masjid masing-masing, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Utara, Ramdhani, yang diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Novly T. N. Momongan, menyerahkan secara simbolis 1 (satu) ekor sapi kurban kepada Panitia Kurban Badan Dakwah Islam Kanwil Ditjenim Sulawesi Utara bersama Panitia Kurban Mesjid Al-Amin Ranomuut untuk selanjutnya dilakukan pemotongan dan distribusi kepada masyarakat yang berhak menerima.
Pelaksanaan pemotongan hewan kurban berlangsung dengan penuh semangat gotong royong dan kebersamaan, sebagai bentuk nyata penguatan nilai sosial, kemanusiaan, dan solidaritas antar sesama.
Mewakili Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Utara, Novly T. N. Momongan menyampaikan bahwa kegiatan kurban ini bukan hanya bagian dari pelaksanaan ibadah, tetapi juga menjadi wujud nyata kehadiran Imigrasi yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Momentum Idul Adha mengajarkan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial. Melalui kegiatan kurban ini, kami ingin memperkuat semangat berbagi serta mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat. Ini juga merupakan implementasi nyata dari tagline ‘Imigrasi untuk Rakyat’, bahwa kehadiran Imigrasi tidak hanya dalam pelayanan administrasi keimigrasian, tetapi juga hadir membawa manfaat dan kepedulian sosial bagi masyarakat,” ujar Novly.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Ditjenim Sulawesi Utara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada kemanfaatan bagi masyarakat luas serta sejalan dengan program aksi Kemenimipas yaitu Bhakti Sosial bagi masyarakat disekitar Kantor Wilayah Imigrasi dan menginplementasikan Komitmen Ditjen Imigrasi yakni”Imigrasi untuk rakyat”. (*/ak)





