
CAHAYASIANG.ID, MANADO – Ketua Naga Hitam sekaligus Ketua Pertina Sulawesi Utara, Hendra Jacob,S.IP., menyampaikan apresiasi kepada Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sulawesi Utara atas penahanan mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sulut, Steven Liow pada Kamis (22/10).
Penahanan tersebut terkait perkara dugaan korupsi dana publikasi media Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Selain Steven Liow, seorang pejabat bidang di Dinas Kominfo Sulut juga turut diamankan.
Hendra Jacob yang juga merupakan Ketua HAJAR ini menyampaikan terima kasih atas langkah tegas penegakan hukum yang dilakukan Polda Sulut. Menurutnya, penanganan perkara ini sangat penting untuk memastikan pengelolaan anggaran publikasi media pemerintah berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami berterima kasih kepada Pak Dir Krimsus Polda Sulut yang telah melakukan penahanan. Ini penting agar pengelolaan uang rakyat transparan,” ujar Hendra.
Ia berharap proses hukum selanjutnya dilaksanakan secara profesional, objektif, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Di sisi lain, Hendra juga menyoroti kembali pernyataan Steven Liow yang pernah diberitakan media saat masih menjabat sebagai Kepala Dinas Kominfo Sulut.
Dalam pernyataan tersebut, Steven Liow disebut menyinggung latar belakang Hendra Jacob dan mantan anggota DPRD Sulut, James Tuuk. Saat itu, Steven menyebut Hendra Jacob merupakan mantan anggota Tim Khusus (Timsus) Polda Sulut berpangkat brigadir yang telah diberhentikan dari kepolisian.
Sementara James Tuuk disebut sebagai mantan anggota DPRD dan Calon anggota DPRD Sulut yang tidak terpilih kembali pada periode berikutnya.
Pernyataan lama tersebut kini kembali disorot Hendra di tengah perkembangan penanganan perkara dugaan korupsi dana publikasi media Pemprov Sulut. (*Red)


