CAHAYASIANG.ID, Minahasa – Dalam upaya mempersiapkan diri menghadapi musim kemarau, Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Sulawesi Utara (BRMP Sulut), menggelar kegiatan pertemuan bertema Antisipasi Bencana Hidrometeorologi pada Rabu, (22/4/2026), berlangsung di Ruang Pertemuan Aula BRMP Sulut.
Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh pegawai BRMP serta para penyuluh pertanian tersebut, dibuka dengan sambutan oleh Kepala Stasiun Klimatologi Sulawesi Utara, Aris Yunatas. Dalam paparannya, Aris menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan langkah strategis sebagai persiapan menghadapi musim tanam mendatang dengan tetap mengacu pada kondisi cuaca saat musim kemarau.

“Kegiatan ini sangat penting untuk memetakan kondisi alam ke depan, sehingga kita bisa menentukan langkah yang tepat dalam mendukung sektor pertanian,” ujarnya.
Sementara, Direktur Wilayah (Dirwil) BRMP Sulawesi Utara, Steivie Karouw, menekankan peran vital data cuaca bagi dunia pertanian. Ia menyampaikan bahwa informasi prakiraan cuaca menjadi pedoman utama bagi petani dan penyuluh dalam menentukan waktu yang tepat untuk musim tanam.
Lebih lanjut, Steivie menambahkan bahwa sejarah mencatat capaian produksi pertanian yang tinggi selama ini tidak terlepas dari sinergi yang baik antara pemanfaatan informasi cuaca yang akurat dengan praktik pertanian yang tepat waktu.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh pihak dapat lebih sigap dan waspada dalam mengantisipasi potensi kekeringan maupun dampak hidrometeorologi lainnya, sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga dengan optimal. (*/ak)






