• Advertorial
  • Editorial
  • Opini
  • Wartawan Ba Carita
Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Login
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
      • Politik
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya
No Result
View All Result
Cahaya Siang
Advertisement
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
      • Politik
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya
No Result
View All Result
cahayasiang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Sulut
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
  • Olahraga
  • Hiburan

Beranda » Dugaan Kekerasan Oknum Tim URC Tawon Polres Minsel Disorot, Warga Klaim Dipukul dan Tembakan Dilepaskan

Dugaan Kekerasan Oknum Tim URC Tawon Polres Minsel Disorot, Warga Klaim Dipukul dan Tembakan Dilepaskan

24/10/2026
in Hukrim, Minahasa Selatan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MINSEL, CAHAYASIANG.ID – Dugaan tindakan kekerasan yang melibatkan sejumlah oknum anggota Tim URC “Tawon” Polres Minahasa Selatan (Minsel) menjadi sorotan. Dalam insiden yang dilaporkan terjadi di Kelurahan Bitung, warga mengaku mengalami pemukulan menggunakan senjata api, sementara suara tembakan disebut terdengar berulang kali di lokasi kejadian. Jumaat, (23/10)

Peristiwa ini memunculkan tuntutan agar kepolisian mengusut secara transparan dugaan pelanggaran prosedur maupun penggunaan senjata api oleh personel di lapangan. Namun, seluruh informasi mengenai keterlibatan anggota, kronologi kejadian, serta jumlah tembakan masih perlu dikonfirmasi melalui pemeriksaan resmi kepolisian.

Informasi yang dihimpun Cahayasiang.id dari keterangan sejumlah warga menyebutkan, insiden bermula ketika beberapa anggota Tim URC Tawon mendatangi sekelompok anak muda yang sedang duduk di salah satu rumah warga. Kedatangan mereka diduga berkaitan dengan peristiwa pelemparan batu ke mobil patroli yang disebut dilakukan oleh seseorang mengenakan kaus putih.

Saat ditanya mengenai kejadian tersebut, sejumlah warga mengaku tidak mengetahui siapa yang melakukan pelemparan. Namun, menurut keterangan warga, situasi kemudian memanas setelah salah satu anggota diduga memukul seorang warga.

Keributan itu mengundang perhatian warga lain yang keluar dari rumah masing-masing. Ketegangan antara warga dan anggota kepolisian pun disebut berlanjut di sekitar lokasi.

Sejumlah warga juga mengaku melihat anggota membawa senjata api laras panjang dan laras pendek. Bahkan, berdasarkan pengakuan warga yang dihimpun, tembakan dari senjata laras panjang disebut dilepaskan hingga sekitar 20 kali.

Selain dugaan pelepasan tembakan, dua warga dilaporkan mengalami luka pada bagian tangan yang menurut keterangan warga berkaitan dengan hantaman benda keras yang diduga merupakan senjata api. Kondisi korban, penyebab pasti luka, serta jenis senjata yang digunakan masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan dan keterangan resmi pihak berwenang.

Penegakan hukum harus berjalan transparan

Dugaan insiden ini tidak cukup disikapi hanya sebagai persoalan ketegangan antara petugas dan masyarakat. Jika terbukti terjadi pemukulan, penggunaan senjata api di luar prosedur, atau tindakan kekerasan yang tidak dapat dibenarkan, peristiwa tersebut harus ditindaklanjuti melalui mekanisme penegakan hukum yang berlaku.

Sebaliknya, pemeriksaan juga harus mengungkap secara utuh latar belakang kedatangan petugas, dugaan pelemparan batu terhadap mobil patroli, serta tindakan masing-masing pihak sebelum dan selama insiden berlangsung.

Dengan demikian, proses pemeriksaan tidak boleh hanya bertumpu pada satu versi kejadian. Keterangan korban, saksi mata, rekaman video yang beredar di media sosial, bukti medis, serta catatan penggunaan senjata api perlu diperiksa untuk membangun kronologi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Apabila terdapat dugaan pelanggaran disiplin atau kode etik, Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) perlu melakukan pemeriksaan sesuai kewenangannya. Sementara itu, jika ditemukan indikasi tindak pidana, penanganannya harus dilakukan melalui proses hukum yang berlaku.

Views: 450
Bagikan ini :
Halaman Selanjutnya
Kapolres dan Kasatreskrim belum memberikan keterangan...
Page 1 of 2
12Next
Previous Post

Kunci Dugaan Aliran Dana Korupsi Pubikasi Media Mulai Dibuka Eks PPK Kominfo Sulut Berinisial “RL” Resmi Ditahan Polda Sulut.

Next Post

OJK Larang Keras Debt Collector Pinjol Kasar, Ingatkan Etika, Transparansi dan Menghormati HAM, Ini Sanksi Bagi Pelanggar

Next Post

OJK Larang Keras Debt Collector Pinjol Kasar, Ingatkan Etika, Transparansi dan Menghormati HAM, Ini Sanksi Bagi Pelanggar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Alamat Kantor :

Jl. Politeknik, Kelurahan Kairagi II,
Kecamatan Mapanget, Kota Manado,
Sulawesi Utara

No. Telp :
(0431) 7246837 (Kantor)
0882022399555 (Mobile)

  • About Us
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Karir
  • Kontak

© 2021 Cahaya Siang - Developed by WP Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
      • Politik
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya

© 2021 Cahaya Siang - Developed by WP Development.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In