“Kami sudah muak melihat penjabat itu. Ia pernah bertugas di Desa Bajo, tapi tidak ada faedahnya, lanjut warga lain.
“Oleh karnanya kami sebagai masyarakat, bersama para tokoh agama, dengan tegas menolak oknum penjabat tersebut (menix)”. Ujar salah satu tokoh agama dengan lantang yang ikuti diamini warga.
“Sikap penolakan kami ini sebagai masyarakat Desa Bajo didasari oleh keinginan kami dalm rangka menjaga stabilitas sosial dan harmoni dalam kehidupan bermasyarakat”. Sambung warga.
Meski hanya lewat penunjukan oleh pemerintah kabupaten, tentunya kami sangat mengharapkan sosok yang ditunjuk sebagai pemimpin untuk desa bajo yakni sosok yang benar-benar dikenal, diterima, dan dipercaya oleh masyarakat. Tambah warga.
Menanggapi hal tersebut, Camat Tatapaan Ciendy M.I. Mongkaren menyampaikan bahwa pihaknya tetap melaksanakan apa yang menjadi tugas dan arahan pemerintah kabupaten. “Kami pemerintah kecamatan Tatapaan tetap apresiatif terhadap usulan dan saran warga desa bajo. Namun tentunya kami dalam hal ini pemerintah kecamatan tatapaan tetap tunduk dan patuh menjalankan perintah Bapak Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, SH, terkait administrasi pemerintahan yang merujuk pada SK Bupati”. Kata Camat.
Itukan versi masyarakat, kalaupun mereka memang tidak menerima, itu keputusan mereka. Namun saya sebagai camat hanya menjalankan tugas sesuai petunjuk SK bupati. Ucap camat menutup pembicaraan.
Dengan munculnya polemik baru ditengah-tengah masyarakat terkait penunjukan pejabat hukum tua Desa Bajo saat ini, warga pun berharap sekiranya Bupati Minahasa Selatan dapat menanggapi aspirasi tersebut dengan bijak. “Kami memohon kepada Bapak Bupati Minahasa Selatan untuk menunjuk penjabat hukum tua yang baru, bukan lagi mantan pejabat tersebut”. Tegas warga.
Menyikapi situasi yang kini menjadi sorotan publik, akibat keputusan yang dinilai tidak berpihak terhadap hajat hidup warga, serta mengingat akan pentingnya kehadiran pemimpin ditatanan tingkat desa yang diharapkan mampu menciptakan perubahan dan menjunjung tinggi integritas serta komitmen, tentu sangat diharapkan mendapatkan kepercayaan dan dukungan penuh dari masyarakat. (*R_01)




