• Advertorial
  • Editorial
  • Opini
  • Wartawan Ba Carita
Monday, 18 May 2026
  • Login
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya
No Result
View All Result
Cahaya Siang
Advertisement
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya
No Result
View All Result
cahayasiang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Sulut
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
  • Olahraga
  • Hiburan

Beranda » Curahan Hati Jokowi Di Pidato Kenegaraan, KSP: Bukan Demokrasi Liberal

Curahan Hati Jokowi Di Pidato Kenegaraan, KSP: Bukan Demokrasi Liberal

17/08/2023
in Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

CAHAYASIANG.ID, Jakarta – Curahan Hati Jokowi di Pidato Kenegaraan terakhirnya sebagai Presiden dalam Sidang Tahunan MPR 2023 di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (16/8/23) menuai sorotan berbagai pihak.

Perkawanan Sejati, Presiden Jokowi saat masih Gubernur DKI Jakarta dan KSP Moeldoko ketika masih berdinas di TNI ketika menjabat KSAD

Selaku Presiden, Jokowi mengaku, Tak bermasalah sering disebut bodoh, tolol, hingga disamakan seperti Firaun secara pribadi.

Presiden Jokowi juga menyebutkan, Dirinya menerima saja segala cacian atau makian yang terlontar buat dirinya.

“Saya tahu ada yang mengatakan saya bodoh, plonga-plongo, tidak tahu apa-apa, tolol, Firaun. Ya ndak apa-apa, sebagai pribadi saya menerima saja,” kata Presiden Jokowi.

PRESIDEN JOKOWI SEDIH BUDI PEKERTI LUHUR BANGSA HILANG

Secara Manusiawi, Presiden Jokowi segala gambalang mengatakan, Ada hal yang mengusik dirinya. Ketika dia disebut bodoh, tolol maupun disamakan dengan Firaun.

Menurut Presiden Jokowi, Budaya santun dan budi pekerti luhur bangsa tampak perlahan hilang.

“Tapi yang membuat saya sedih, budaya santun dan budi pekerti luhur bangsa ini kok kelihatannya mulai hilang,” ungkap Presiden Jokowi.

SINGGUNG SOAL DEMOKRASI LIBERAL

Menanggapi curhatan Presiden Jokowi mengenai perihal sering disebut bodoh, tolol, hingga disamakan seperti Firaun secara pribadi.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko memberi peringatan, Bahwa saat ini Indonesia ada di demokrasi Pancasila bukan liberal.

“Sebenarnya itu Presiden melihat fenomena sosial yang berkembang di masyarakat saat ini yang perlu direspon. Karena saat ini, kita ada di negara demokrasi, tapi bukan demokrasi liberal, kita ada di demokrasi Pancasila, bertumbuh dari akar kebudayaan yang luhur,” jawabnya.

DEMOKRASI PANCASILA BERAKAR DARI KEBUDAYAAN

Moeldoko menambahkan, Jika Presiden Jokowi harus mengingatkan tentang demokrasi Pancasila berakar dari kebudayaan yang luhur.

Menurut KSP, Jika masyarakat tak diingatkan, pengertian demokrasi ini akan merembet menjadi anarki.

“Ini diingatkan oleh Presiden kenapa kalau tak diingatkan nanti antara demokrasi dan anarkis itu sangat tipis, jangan sampai nanti anarkis sosial dimaknai demokrasi, wah itu bahaya,” pesannya.

KSP Moeldoko dengan keras menegaskan, Presiden Jokowi bukan mengeluh namun mengingatkan tentang demokrasi Pancasila.

“Presiden mengingatkan fenomena sosial, bahwa itu kita memaknai kepada seseorang boleh saja, tapi sebagai Presiden melihat fenomena sosial, bukan mengeluh, bukan. Bahwa demokrasi kita itu seperti ini (Demokrasi Pancasila),” ucapnya mengingatkan.

(DYW/*)

Post Views: 2,497
Bagikan ini :
Previous Post

Pj Bupati Sangihe Serahkan SK Remisi Umum Kemerdekaan Kepada WBP Lapas Tahuna

Next Post

1843 Narapidana di Sulut Terima “Hadiah” Remisi

Next Post

1843 Narapidana di Sulut Terima "Hadiah" Remisi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ADVERTISEMENT

Alamat Kantor :

Jl. Politeknik, Kelurahan Kairagi II,
Kecamatan Mapanget, Kota Manado,
Sulawesi Utara

No. Telp :
(0431) 7246837 (Kantor)
0882022399555 (Mobile)

  • About Us
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Cahaya Siang - Developed by WP Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya

© 2021 Cahaya Siang - Developed by WP Development.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In