CAHAYASIANG.ID, SIAU – Di tengah kondisi kesehatan yang belum sepenuhnya pulih, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) tetap menunjukkan komitmen dan kepedulian mendalam kepada rakyatnya dengan turun langsung meninjau dampak banjir bandang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro.
Di antara puing-puing bangunan dan lumpur yang menyelimuti pemukiman warga, YSK hadir bukan sekadar sebagai pemimpin daerah, melainkan sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Sulawesi Utara yang tengah dilanda musibah. Dengan langkah sederhana namun penuh makna, ia menyapa satu per satu warga terdampak, memeluk anak-anak, menguatkan para orang tua, serta memberikan perhatian khusus kepada lansia di lokasi pengungsian.
“Saya hadir bukan hanya menjalankan tugas pemerintahan, tetapi sebagai sesama manusia yang merasakan duka dan kesakitan yang dialami masyarakat,” ungkap YSK dengan suara penuh empati.
Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang tertimpa bencana adalah wujud nyata bahwa negara tidak pernah absen, terutama di saat rakyat berada dalam kondisi paling sulit. Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukanlah seremoni, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan kemanusiaan.
YSK mengaku sangat tersentuh saat mendengar langsung keluhan warga—orang tua yang cemas akan masa depan keluarganya, anak-anak yang kehilangan tempat bermain dan sekolah, hingga para lansia yang harus beradaptasi dengan keterbatasan di pengungsian.
“Saya berjanji, pemerintah tidak akan berpaling. Kami akan terus berdampingan sampai Pulau Siau benar-benar bangkit dan pulih sepenuhnya,” tegasnya.
Kunjungan ini sekaligus membawa pesan harapan dan semangat kebangkitan bagi masyarakat Siau. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen untuk terus mengoordinasikan bantuan, pemulihan infrastruktur, serta pendampingan sosial bagi para korban bencana, “Kami datang membawa semangat—Siau Bangkit, Siau Pulih,” tutup YSK. (*Srikandi)





