
CAHAYASIANG.ID, Sulut – Ajang pencarian minat dan bakat anak mudah Sulawesi Utara, Sulut Idol Tahun 2026 merupakan wadah bergengsi dalam membina talenta-talenda terbaik di bidang tarik suara yang ada di tanah sulawesi utara.
Dengan kompetisi seperti ini para generasi muda bisa mengekspresikan serta menuangkan talenta mereka sehinga mampu berkompetisi dengan rekan-rekan yang lain yang juga memiliki talenta yang sama.
Dalam konferensi pers yang di lakukan oleh Creathiz Production Managemen selaku pelaksana sulut idol 2026 di Aston Hotel Manado Jumat 16/10 menegaskan bahwa untuk malam Grand Final Sulut Idol 2026 sudah siap di laksanaka.
“Untuk malam Grand Final Sulut Idol 2026 sudah siap di laksanaka, semua persiapan sudah kami lakukan dan semoga sampai pelaksanaannya pada Minggu 18/10 Malam yang rencananya di selenggarakan di ruang serbaguna pemkot manado itu tidak ada kendala dan bisa berjalan sesuai rencana dan lancar,” ujar Patrix F. Paat selaku ketua pelaksana.
Sementara itu tiga finalis yang lolos kebabak Grand Final yaitu, Shawn Laleleh asal Kota Tomohon, Franklin Sahensolar Minahasa tenggara dan Serensia Wolajan asal Minahasa yang di wakili oleh Shawn Laleleh menuturkan bahwa persiapan para Grand Finalis sudah sangat matang.
“Tentunya persiapan kami sendiri sebagai finalis sudah cukup matang dan kami yakin kami sudah siap untuk menampilkan yang terbaik bagi masyarakat Sulawesi Utara,” ujar Shawn
“Saya juga secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara dan pemerintah provinsi sulawesi utara bahwa dengan adanya kopetisi seperti ini khususnya Sulut Idol talenta-talenta seperti kami yang kemeri masih terpendam bisa terangkat dan ter publikasi dengan luas sehingga bisa di katakan kami bisa terkenal dan di kenal banyak orang, contoh seperti saya yang dulu nyanyi hanya hobi tapi sekarang sudah sampai di undang dalam kegiatan-kegiatan rohani seperti KKR untuk membawakan puji-pujian,” ujar peserta yang membawa nama kota Tomohon itu.
Dalam keterangan penutupnya Patrix Paat berharap kegiatan seperti ini menjadi perhatian pemerintah provinsi sehingga bisa di lakukan secara terus-menerus setiap tahun bahkan menjadi kalender ivent di provinsi sulawesi utara,” tutupnya
(*Ezra.T)


