CAHAYASIANG.ID, Sangihe – Sebagai Implementasi Asta Cita Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Warga Binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tahuna bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pioner Tahuna melaksanakan pelatihan Life Skills Kemandirian bagi warga binaan pada Selasa (12/5/2026).
Bertempat di Aula Lapas Tahuna, fokus pelatihan ini melatih warga binaan dalam mengolah hasil pertanian tanaman jagung menjadi kue puding Hercules. “Saya bangga dan berterima kasih kepada PKBM Pioner Tahuna atas kerjasama yang terjalin bahkan tidak hanya dalam program kesetaraan Pendidikan tetapi juga dalam program pengembangan life skills bagi warga binaan kami,” ujar Kepala Lapas Kelas IIB Tahuna, Yosef Leonard Sihombing.

Ia juga memberikan motivasi kepada warga binaan untuk mengikuti pelatihan ini dengan baik. “Saya berharap teman-teman warga binaan yang dalam hal ini sebagai peserta pelatihan agar mengikuti pelatihan ini dengan baik karena dari pelatihan ini tentunya bisa menambah nilai positif dalam kehidupan terutama dalam keterampilan pembuatan kue. Nantinya Ketika bebas dari Lapas keterampilan yang didapatkan ini bisa dipakai untuk menunjang kehidupan bersama dengan keluarga,” ucapnya.
Ketua PKBM Pioner Tahuna, Elvie Roos Zakarias, mengungkapkan pentingnya life skills untuk dimiliki oleh warga binaan. “Pelaksanaan pelatihan kecakapan hidup atau life skills berupa pelatihan keterampilan ini sangat penting, karena ini menjadi satu upaya pemberian bekal pengetahuan dan pembelajaran agar warga binaan bisa semakin produktif, mandiri, dan siap berintegrasi kembali ke masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, seluruh warga binaan yang mengikuti pelatihan ini melihat secara langsung dan mencatat secara detail proses pembuatan kue puding Hercules oleh para tutor PKBM Pioner Tahuna dan kemudian warga binaan ikut mempraktekannya.
Salah satu warga binaan berinisial DS mengaku senang bisa menerima pelatihan ini karena bermanfaat bagi dirinya. “Saya senang bisa mengikuti kegiatan, walaupun ini pertama kali saya belajar membuat kue tapi hasilnya memuaskan dan rasanya bisa enak. Semoga Ketika bebas nanti saya bisa membuat usaha menjual kue,” tuturnya.
Melalui program pelatihan ini, Lapas Kelas IIB Tahuna berkomitmen untuk terus mendorong warga binaan menjadi semakin produktif, terampil dan memiliki life skills sehingga siap Kembali ke Lingkungan masyarakat. (*/ak)





