
CAHAYASIANG.ID, Sangihe – Suasana tenang di Kelurahan Batulewehe, Kecamatan Tahuna Timur, Kabupaten Kepulauan Sangihe, mendadak dikejutkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang diduga mengakhiri hidupnya dengan cara tragis, Rabu (6/8/2025) pagi.
Korban diketahui bernama Yulius Darisa, pria berusia 66 tahun, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas. Ia ditemukan telah meninggal dunia dengan kondisi tergantung di dalam kamar rumah milik keluarga Takahindangen-Tatengkeng, tempat di mana ia selama ini tinggal.
Menurut keterangan saksi utama, Youke Takahindangen (63), korban biasanya sudah bangun lebih awal untuk memulai aktivitas hariannya. Namun pagi itu, korban tidak terlihat keluar kamar sebagaimana biasanya. Merasa curiga, saksi kemudian meminta bantuan keponakannya, Jimbrid Darisa (26), untuk melihat kondisi korban.
Setelah kejadian tersebut, pihak keluarga segera melaporkan peristiwa ini ke Ketua RT dan Kepolisian. Tim dari Satuan Reserse Kriminal Polres Kepulauan Sangihe langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Dari hasil olah TKP, ditemukan beberapa tanda yang menguatkan dugaan korban meninggal akibat bunuh diri. Selain lilitan tali di leher, juga terdapat cairan tubuh dan sisa minuman keras jenis Cap Tikus di lokasi.

Dokter Debby Tatawi yang memeriksa jenazah menyatakan bahwa tanda-tanda medis sesuai dengan kematian akibat gantung diri, dan waktu kematian diperkirakan terjadi sekitar pukul 05.00 Wita.
Keluarga korban yang telah menerima kepergian Yulius dengan ikhlas memilih untuk tidak melakukan autopsi. Kepolisian pun menghormati keputusan tersebut setelah dibuatkan berita acara penolakan autopsi.
Pihak Kepolisian menyampaikan turut berduka cita atas kejadian ini, serta mengimbau masyarakat agar selalu menjaga komunikasi dan memperhatikan kondisi mental orang-orang terdekat, terlebih mereka yang telah lanjut usia atau memiliki tanda-tanda tekanan batin.
“Sampai saat ini situasi di sekitar TKP tetap kondusif dan pihak keluarga telah menerima peristiwa ini dengan lapang dada,” ujar pihak Polres Sangihe dalam keterangannya.
Sumber: Humas Polres Sangihe.
(*Anto)






