CAHAYASIANG.ID – BITUNG. Untuk menghilangkan rasa trauma kepada anak-anak pasca pertikaian Sabtu Pekan lalu, yang dinilai mengganggu psikologi anak, jajaran Polda Sulut bersama Polres Bitung, melaksanakan kegiatan Polisi Sahabat Anak, Sabtu (2/12/23) di Taman Kesatuan Bangsa Kota Bitung.

Kegiatan yang melibatkan 150 anak Kelurahan Bitung Timur, Kecamatan Maesa ini, diisi dengan berbagai kegiatan, diantaranya rekreasi gerak dan lagu dibarengi dengan perebutan hadiah, serta permainan ketangkasan anak, juga penyuluhan.

Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Iis Kristian, mengatakan kegiatan tersebut ingin memperkenalkan kepada anak usia dini, bagaiman anak-anak mengenal Polisi sebagai sahabat anak, dan Polisi tidak untuk ditakuti.
“Kami memperkenalkan kepada anak anak usia dini, bahwa Polisi bukan untuk ditakuti, akan tetapi menjadikan sahabat yang Humanis, pelayanan masyarakat, dan juga pelindung, kali ini anak usia dini diberikan pelajaran sifat-sifat positif seperti, cara disiplin, dan kejujuran,”ujarnya.

Tak hanya di TKB, Trauma Healing ini dilanjutkan menyasar ratusan anak di Masjid Agung Nurul Huda, Kelurahan Bitung Timur.
Dalam kegiatan ini, anak-anak sangat bergembira saat diajak bermain kreatif, bernyanyi, dan melakukan permainan belajar oleh Tim Psikologi Biro SDM Polda Sulut dan polres Bitung.

“Terima kasih bapak dan ibu polisi. Kami bisa bermain bersama dan merasa aman. Kami juga diberikan makanan ringan dari polisi,”ungkap Zaki, salah satu anak yang masih duduk di bangku SD.
“Hari ini ada 2 lokasi yang dikunjungi Tim Psikologi yaitu Taman Kesatuan Bangsa dengan dan di halaman Masjid Nurul Huda,” ujar Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Iis Kristian saat mendampingi Karo SDM Polda Sulut Kombes Pol Ari Wahyu Widodo.

Hadir dalam kegiatan ini, Karo Polda Sulut, SDM Kombes Pol Ari Wahyu Widodo, Kapolres Bitung, AKBP Bambang Tommy Souissa SIK, PPPA Pemkot Bitung. (Yaps)






