
CAHAYASIANG.ID, MANADO – Tiga pemateri tampil pada kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan OSIS (LDKO) SMA Negeri 4 Manado yang diselenggarakan di kompleks sekolah, Jumat-Sabtu (8-9/2024).
Ketiga pematerii tersebut adalah Lexie Kalesaran yang membawakan materi tentang Kepemimpiman, Johanes Bosco tentang Penguatan networking dan public speaking modal dasar sukses masa depan dan Meys Momuat tentang Dinamika Karakter dalam kepemimpinan.
Saat memberikan materi pada kegiatan yang mengusung tema Membangun jiwa kepemimpinan yang berkarakter untuk Indonesia maju ini, Kalesaran menyanpaikan dengan cara interaktif/dialogis sehingga memudahkan peserta memahami materi yang diberikan.

Ketua Perhimpunan Putra Putri (PPP) Brinob dan Ketua Komunitas Tolak Narkoba (KTN) ini mengawai penyampaian materinya dengan menjelaslan apa itu kepemimpinan. Lantas menjelaskan tentang tipe-tipe kepemimpinan dan timbul/munculnya seorang pemimpin.
Selain itu, dijelaskan tentang ciri-ciri pemimpin yang baik disertai contoh-contoh konkrit yang ada dalam masyarakat serta hal penting dalam kepemimpinan.
“Seorang pemimpin harus memiliki integritas yang baik, memahami pentingnya visi, misi dan progran serta rencana tindak lanjut ke depan (action plan),” tandas narasumber/pemateri di sejunlah kegiatan/dialog termasuk di radio dan televisi.
Dalam samburannta ketika membuka kegiatan,
Kepala SMA Negeri 4 Manado Jaquelien Dien menjelaskan, LDKO ini adalah program sekolah untuk siswa sebagai bekal untuk masa depan. Sebagai generasi penerus bangsa harus dibekali dengan jiwa kepemimpinan sejak dini.

“Jiwa kepemimpinan berdasar pada elemen-elemen P5 (penguatan profil pelajar Pancasila) yaitu beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Mahaesa, berakhlak mulia, kerjasama, kreatif, berkebhinekaan global dan lain-lain,” ujarnya.
Karakter yang baik, disiplin, menurut Dien adalah kunci kesuksesan dan keteladanan karena menjadi pemimpin harus menjadi contoh teladan dalam segala hal.
Dikemukakan, dalam LDKO ini, peserta akan menerima materi dari narasumber yang sudah berpengalaman. “Kegiatan ini harus diikuti dengan baik agar bernanfaat, terlebih dalam rangka pemilihan pemimpin dalam organisasi di sekolah (OSIS),” tandas Dien.
Selama dua hari pelatihan, puluhan peserta kegiatan juga melaksanakan beberapa acara seperti outbond, post to post, peraturan baris-berbaris dan sore keakraban.(*Red)


