CAHAYASIANG.ID, Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purnawirawan) Moeldoko menemui Anggota National Assembly Korea Selatan Hong Moon Pyo, di Gedung Korean National Assembly Seoul, Korea Selatan, Senin (27/11/2023).

Melalui rilis berita sampai ke media ini, Panglima TNI Periode 2013-2105 tersebut bersama Hong Moon Pyo membicarakan peluang bagi petani muda Indonesia untuk bekerja di Korea Selatan dengan cara “Learning By Doing” (belajar sambil bekerja).
“Jadi mereka (petani muda) bisa belajar, tetapi tetap mendapat upah dari pekerjaan mereka,” ujar Moeldoko.
Selanjutnya, Memperingati kerja sama setengah abad dengan pihak Korea Selatan, Moeldoko menyampaikan, Peta jalan yang telah disiapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandai komitmen Indonesia mencapai tahun Emas 2045, sebuah negara yang merayakan satu abad kemerdekaan dengan pendapatan per-kapita yang melebihi 23 ribu dolar AS.
Dia juga menekankan, gagasan untuk bisa mengirimkan petani muda Indonesia ke Korea Selatan melalui organisasi Maju Tani Nusantara.
“Langkah ini bertujuan memberikan kesempatan kepada para petani muda Indonesia untuk mendapatkan ilmu pertanian modern dari Korea Selatan, serta mengalami transformasi ilmu dan teknologi pertanian modern,” ucap Moeldoko.
Menurut salah satu orang kepercayaan Presiden Jokowi tersebut, Langkah ini bisa dilanjutkan dengan investasi dari Korea Selatan di bidang pertanian modern, sehingga Indonesia bisa memenuhi kebutuhan buah tropis untuk pasar Korea Selatan.
Soroti Langkah Korea Selatan Terkait Budidaya Padi Varietas Tongil
Purnawirawan Jenderal bintang 4 asal Kediri itu kemudian menyoroti langkah Korea Selatan memulai budidaya padi varietas Tongil tahun 1961, dan berhasil mencapai swasembada dalam tempo sepuluh tahun.
“Saat ini Indonesia berada dalam tahap inovasi riset pengembangan benih padi unggul M70D, yang menjanjikan hasil pada usia padi 70 hari atau lebih cepat 20 hari dengan hasil dua kali lipat produksi rata-rata nasional,” puji Moeldoko.
Anggota National Assembly Korea Selatan Apresiasi Upaya Moeldoko
Sementara itu, Anggota National Assembly Korea Selatan Hong Moon Pyo sampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas upaya Indonesia, khususnya Moeldoko, dalam menjalin kerja sama pertanian dengan Korea Selatan.
Hong Moon Pyo menambahkan, Indonesia punya potensi besar, karena lahannya luas, jumlah petani yang besar, dan kesiapan teknologi digital.
“Indonesia merupakan mitra potensial yang dapat membantu Korea Selatan mengembangkan pertanian modern,” kata Hong Moon Pyo.
Selanjutnya, Mereka (Pihak Korea Selatan) menyambut peluang kerja sama lebih mendalam, terutama untuk membuka kesempatan bagi petani muda Indonesia.
Pihak Korea Selatan menaruh harapan, agar pertemuan bermakna itu dapat menjadi awal bagi para petani muda Indonesia untuk belajar sambil bekerja, memanfaatkan pengalaman dan keberhasilan Korea Selatan dalam mengembangkan pertanian modern.
Diketahui, Pertemuan ini menandai langkah awal menuju kerjasama lebih erat antara Indonesia dan Korea Selatan di bidang pertanian dan energi hijau. Dimana Kedua negara menegaskan komitmennya untuk menciptakan masa depan yang cerah dan berkelanjutan. (Red*)






