CAHAYASIANG.ID, Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menanggapi pertanyaan, terkait pemeriksaan Pimpinan Ponpes Al-Zaytun, Indramayu, Jawa Barat, Panji Gumilang oleh Bareskrim Polri, Senin (3/7/2023).

“Ya diperiksa aja. Kenapa? sebagai warga negara gak ada kekebalan. Siapa aja periksa aja,” kata Moeldoko di Bina Graha Kantor Staf Presiden, kepada sejumlah awak media.
Panglima TNI 2013-2015 inipun mengatakan, bakal menindak tegas sendiri Panji dan Ponpes Al Zaytun jika ditemukan penyimpangan.
Secara tegas, Peraih Bintang Adhi Makayasa-Trisakti Wiratana 1981 itu mengaku, bisa marah jika terus dituduh sebagai bekingan Al Zaytun.
“Saya selalu tegaskan, saya udah berbicara pada Pak Panji Gumilang eh kalau macam-macam gue yang pertama beresin. Jadi saya anggap itu, datang-datang ke Al-Zaytun, saya melihat pasti apa yang dilakukan di sana, begitu ada penyimpangan saya orang pertama yang bertindak,” ucap Moeldoko.
Kemudian dengan nada cukup tinggi, Ia berkata, Jangan mantan Panglima dibilang backing, emang gua preman apa.
“Nggak bener ini, saya juga bisa marah. Saya bisa marah gitu,” sebut Moeldoko.
MOELDOKO KANTONGI PIHAK-PIHAK PENGGORENG ISU AL ZAYTUN
Moeldoko sendiri juga telah mengetahui siapa yang menggoreng isu dugaan penyimpangan yang dilakukan oleh Panji di Ponpes Al Zaytun.
Namun secara detail, Dirinya tidak merinci siapa pihak-pihak yang menggoreng isu Al Zaytun secara bombastis, guna menghancurkan kredibilitas dan dedikasinya untuk negeri ini.
“Saya sudah ngerti siapa yang goreng itu,” jawab Moeldoko terhadap pertanyaan-pertanyaan para jurnalis mengenai kisruh Al Zaytun yang sengaja dimainkan agar menyeret namanya.
Saat kembali ditanya Jurnalis, Moeldoko sambil bercanda tapi serius berkata, Cari sendiri, enak aja saja. “Saya tahu, tujuannya apa saya tahu,” pungkasnya. (Dego*)






