CAHAYASIANG.ID, Jakarta – Wakil Ketua TKN Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, Juri Ardiantoro menanggapi pernyataan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, terkait Survei bisa di intervensi akibat menurunnya elektabilitas pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD

Menurut Mantan Kepala Deputi IV Kantor Staf Presiden tersebut, Survei sudah menjadi alat untuk memotret pandangan masyarakat.
“Survei itu adalah metode ilmiah untuk memotret pandangan atau pendapat publik yang sudah lama ada, dan dipercaya di Indonesia,” kata Juri Ardiantoro ke awak media, Sabtu (25/11/23).
Dirinya menilai, Aneh jika ada pihak yang kadang percaya, dan kadang tidak terkait hasil survei.
Ketua KPU RI Periode 2016-2017 ini berpandangan, Tuduhan adanya intervensi akan menjadi fitnah jika tidak ada bukti.
“Maka agak aneh, kalau ada orang yang saat tertentu percaya, dan saat yang lain tidak percaya. Kalau hasilnya menguntungkan dipercaya, kalau hasilnya tidak menguntungkan lantas tidak dipercaya,” ucap Juri Ardiantoro.
“Kalau tidak menguntungkan lalu dituduh bahwa survei itu diintervensi atau sejenisnya. Tuduh-menuduh kalau tidak bisa dibuktikan maka bisa jadi fitnah,” lanjut Juri Ardiantoro.
Dia juga berkeyakinan, Rakyat sudah cerdas dalam memilih presiden.Saat ini mayoritas masyarakat memilih Prabowo-Gibran.
“Rakyat sudah cerdas dan pintar dalam memilih calon presidennya. Jadi biarkanlah rakyat memilih sesuai kehendak hatinya. Hati rakyat saat ini mayoritas ke Prabowo-Gibran,” ujarnya. (*Red)






