
CAHAYASIANG.ID, MANADO – Sebagai Sekolah Unggulan dan Sekolah favorit di Sulawesi Utara SMA Negeri 9 Manado terus berinovasi dalam segala bidang, sekolah yang berhasil mencetak siswa dan siswi dengan segudang prestasi akademik yang telah membawa harum nama sulawesi utara di kancah nasional bahkan internasional.
Sejak 1 Juli 1991 Sekolah ini dahulu merupakan Sekolah Pendidikan Guru (SPG) Negeri Manado dan dialih fungsikan menjadi SMA Negeri 8 Manado dengan Kepala Sekolah pertama di SMA Negeri 8 adalah Dra. Katerina Aror (alm). Pada tanggal 17 maret 1997 SMA Negeri 8 berubah nama menjadi SMA Negeri 9 Manado sampai sekarang, dan sebagai realisasi dari Hasil Rapat Kerja Nasional Depdikbud Tahun 1993 di Jakarta. pada tanggal 22 September 1993 menjadi momentum besar lahirnya SMU Binaan Khusus pertama di tanah sulawesi utara yang sekarang lebih dikenal dengan SMA Negeri 9 Manado.
Rangkaian Kegiatan Dies Natalis Ke-35 SMAN 9 Manado dimulai dengan mengadakan jalan sehat bersama siswa dan guru melakukan pembersihan smapah pelastik disepanjang jalur jalan sehat yang berlokasih diseputaran Kelurahan Kleak, Kecamatan Malalayang Kota Manado dan berhasil mengumpulkan Kurang lebih 500 kg sampah pelastik dan dibawa serta dikumpulkan digudang sampah sekolah untuk ditimbang dan dipilah kembali.
Hendra J. Massie, S.Pd., M.M., Selaku Kepala Sekolah dalam arahannya didepan kurang lebih 2800 siswa dan guru setra pegawai pada saat pelepasan jalan sehat kamis 24/9/2026 bartempat dilapangan Binsus Mangajak seluruh Keluarga Besar SMAN 9 Manado untuk mengsukseskan serta memeriakan seluruh rangkaian kegiatan Dies natalis Ke-35 SMAN 9 Manado.
“Mari saya mengajak segenap keluarga besar SMAN 9 Manado untuk mengsukseskan serta memeriakan seluruh rangkaian kegiatan sebab ini adalah hari ulang tahun kita semua, hari ini kita bukan hanya merayakan penambahan angka semata namu ini merupakan momentum kita untuk merayakan segala prestasi yang telah kita capai selama ini”. tegasnya
Massie juga menambahkan dengan prestasi yang telah kita raih mari kita jadikan amunisi dan bahan bakar kita untuk lebih hebat dan menjadi sekolah petarung demi menciptakan generasi emas kedepan”. jelasnya
Kepada media cahayasiang.id massie menjelaskan bahwa agenda ini seharusnya dimulai pada tanggal 21 september kemaren.
“Seharusnya agenda Dies Natalis Ke 35 ini kami mulai dari tanggal 21 September hingga puncaknya di tanggal 22 namun kami tundah sebab SMAN 9 Manado ditunjuk oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk berpartisipasi dalam atraksi dan penampilan tarian Maengket, Masamper serta barisan siswa membentuk akngka 62 yang puji Tuhan semuanya berjalan dengan sukses dan mendapatkan apresiasi khusus dari bapak Gubernur dan Wakil Gubernur serta para tamu undangan lainya”. Jelasnya
“Rangkaian ini nantiny akan berakhir dalam acara puncak syukuran dan akan di adakan ibadah bersama pada hari jumat tanggal 25/9/2026 mulai jam 8 pagi hingga selesai, dan jika tidak ada kendala akan dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Drs. Jahja Paulus Rondonuwu, M.Si.” tutupnya
(*Ezra.T)


