
CAHAYASIANG.ID, MANADO – Kepala Sekolah SMA Negeri 9 Manado Hendra Jonna Massie SPd, MM kepada Media Cahaya Siang.Id kamis 20/8/26 menepis berita yang beberapa hari ini berkembang dimedia sosial (Medsos) tentang Pungli Parkir yang dilakukan Pihak SMA Negeri 9 Manado.
“Berita tersebut tidak benar pihak sekolah tidak pernah memungut retribusi atau penagihan uang parkir terhadap siswa yang menggunakan kendaraan bermotor kesekolah” ujar Massie.
Massie juga menambahkan bahwa SMA Negeri 9 Manado sering menjadi tujuan dan pendampingan dari pihak kepolisan khususnya Ditlantas baik polda sulut bahkan polresta Manado.
“Bahkan sempat beberapa kali pihak kepolisian melakukan sweeping kendaraan bermotor termasuk surat ijin mengemudi (SIM) bagi para siswa yang membawa kendaraan, sehingga pihak sekolah mengambil keputusan bahwa siswa yang diijinkan untuk membawa kendaraan masuk lingkungan sekolah adalah siswa yang memiliki SIM.” terangnya.
Beliau juga menjelaskan bahwa upaya itu diambil dengan tujuan agar siswa lebih tertib dan safety dalam berkendara, upaya tersebut juga beliau sampaikan kepada orangtua dan wali siswa untuk dapat mendukung program pemerintah termasuk sekolah dengan melengkapi anak-anak mereka ketika membawa kendaraan ke sekolah terlebih roda dua.
Bahkan pada saat media ini sementara melakukan klarifikasi ada seorang orang tua murid yang bermohon kepada pihak sekolah untuk dapat mengijinkan kendaraan anaknya masuk ke lingkungan sekolah dengan alasan agar lebih aman namun hal tersebut langsung di tolak oleh kepalah sekolah yang menjabat dari 2024 ini.
“Saya tidak akan melarang anak ibu untuk membawa kendaraan dan masuk lingkungan sekolah asalkan lengkapi dulu anak ibu dengan SIM agar anak ibu lebih aman dan yaman” tegasnya.
Hendra Massie juga menuturkan bahwa ia sudah melakukan kroscek langsung di lingkungan sekolah dan sekitarnya didapati bahwa dengan diberkakukannya aturan tersebut masih ada siswa yang belum memiliki SIM yang membandel membawa kendaraan kesekolah dan memarkirkan kendaraan di halaman warga sekitar.
“Saya mendapati ada beberapa lokasi milik warga yang pemiliknya menarik ongkos parkir dan saya langsung mensosialisasikan aturan sekolah tersebut dan saya secara langsung meminta kepada warga agar jangan memberatkan siswa dan meminta warga sekitar dapat mendukung kebijakan sekolah” tambahnya.
Dalam kesempatan itu juga Hendra Jonna Massie, S. Pd, MM melalui Cahaya Siang.id menghimbau kepada seluruh orangtua dan wali siswa untuk dapat mendukung program sekolah.
“Mari kita dukung bersama kebijakan dan aturan-aturan yang telah dikeluarkan oleh pihak sekolah demi keamanan dan kenyaman kita bersama, lengkapi surat-surat kendaraan anak-anak kita sebelum diijinkan membawa kendaraan bekali mereka dengan surat ijin mengemudi (SIM) agar mereka juga bisa tertib berlalulintas bukan hanya di sekolah tapi dimana saja mereka beraktifitas”. tutup Massie. (*Ezra.T)


