CAHAYASIANG.ID, Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dalam keteranganya, Kamis (27/4/2023), mengatakan, TNI dan Polri akan melakukan tindakan yang lebih tegas kepada kelompok separatis di tanah Papua.

Panglima TNI Periode 2013-2015 ini memberikan peringatan keras, kepada kelompok separatis yang telah melakukan pelanggaran atau merampas HAM terhadap masyarakat sipil, perempuan, anak-anak, dalam bentuk pembunuhan dan pemerkosaan.
Sementara, Purnawirawan Jenderal Bintang 4 itu menyebutkan, Ada tiga kabupaten di Papua yang tingkat kerawanannya meninggi karena kelompok separatis, yakni Nduga, Intan Jaya, dan Puncak.
“Sekali lagi saya ingatkan TNI Polri akan mengambil langkah yang lebih tegas, khususnya terhadap tiga kabupaten, yang kita lihat perkembangannya semakin tidak baik,” kata Moeldoko.
Menurutnya, kelompok separatis bergerak di tiga daerah itu karena keberhasilan pembangunan era Presiden Joko Widodo. Separatis khawatir pengaruh mereka ke masyarakat Papua luntur karena kebaikan Jokowi.
“Pemerintah akan terus membangun Papua apa pun yang terjadi. Hal itu sejalan dengan perintah Jokowi untuk terus menyejahterakan Papua meski ada gangguan kelompok kriminal bersenjata,” tegas Moeldoko.
Selain itu, dirinya menjamin, pemerintah berupaya melindungi masyarakat Papua dari separatis. Negara menjamin keamanan warga Papua.
“Tugas negara bukan saja hanya memberikan kesejahteraan kepada masyarakat, tetapi negara memberikan perlindungan kepada rakyat bangsa dan negara,” pesan Moeldoko. (Dego)






