
CAHAYASIANG.ID, BITUNG – Aparat kepolisian dari Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polresta Bitung menyiapkan sejumlah langkah pengamanan selama bulan Ramadhan guna mengantisipasi potensi keramaian masyarakat serta aktivitas balap liar yang kerap terjadi pada waktu subuh.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni dengan menempatkan pos pengamanan di titik-titik strategis, khususnya di sekitar kawasan pasar dan jalur yang sering menjadi tempat berkumpulnya masyarakat. Lokasi tersebut dipilih karena biasanya ramai, terlebih saat masyarakat berbelanja maupun menjelang momen tertentu seperti malam takbiran.
Menurut pihak kepolisian, kawasan tersebut juga sering menjadi tempat berkumpulnya anak-anak muda sehingga perlu dilakukan pengawasan lebih intensif guna mencegah terjadinya gangguan keamanan maupun aksi balap liar.
Selain menyiapkan pos pengamanan, Sat Lantas Polresta Bitung juga menggelar patroli subuh selama bulan Ramadhan. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap balap liar yang kerap melibatkan anak-anak muda, terutama karena saat ini masih dalam masa libur sekolah.
Kasat Lantas Polresta Bitung Dwi Dea Anggraini, S.Tr.K., S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa patroli subuh dilaksanakan secara rutin hingga pagi hari untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
“Selama Ramadhan ini kami melaksanakan patroli subuh. Hal ini karena banyak anak-anak yang libur sekolah dan sering memanfaatkan waktu subuh untuk berkumpul bahkan melakukan balap liar,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada hari pertama puasa lalu pihaknya sempat menemukan lebih dari 100 orang berkumpul di salah satu titik sejak pagi hari. Kondisi tersebut bahkan sempat menimbulkan keluhan dari masyarakat sekitar.
Menindaklanjuti hal tersebut, personel kepolisian meningkatkan kegiatan patroli hingga sekitar pukul 08.00 pagi setiap harinya guna memastikan aktivitas masyarakat tetap tertib dan aman.
Sementara itu, pengamanan pada malam hari juga dilakukan oleh tim patroli yang berkeliling di sejumlah titik rawan. Pembagian tugas ini dilakukan agar pengawasan dapat berjalan optimal sepanjang waktu.
Selain itu, pihak kepolisian juga melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait pengaturan arus kendaraan, khususnya kendaraan besar seperti truk kontainer. Jika diperlukan, akan diterapkan rekayasa lalu lintas guna mengurai potensi kemacetan, terutama saat aktivitas masyarakat meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Pengaturan serupa sebelumnya juga pernah diterapkan saat perayaan Natal, di mana kendaraan besar dibatasi melintas pada jam-jam tertentu. Pihak kepolisian juga berencana menyurati organisasi pengusaha kendaraan besar agar pengaturan lalu lintas dapat berjalan lebih tertib.
Dengan berbagai langkah tersebut, Sat Lantas Polresta Bitung berharap aktivitas masyarakat selama bulan Ramadhan hingga menjelang Lebaran dapat berlangsung aman, lancar, dan nyaman. (*RS)





