
CAHAYASIANG.ID, Sangihe – Menjawab pertanyaan dari beberapa masyarakat terkait dengan Santunan Duka dari pemerintah tahun 2024 yang belum juga diterima oleh para pemohon, Kepala Dinas (Kadis) Sosial Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe Danny Mandak berharap kepada masyarakat agar bersabar menunggu.
Dirinya menyatakan bahwa Santunan tersebut tetap akan dibayarkan hanya soal waktu saja sebab anggaran tersebut akan dibahas dalam APBD Perubahan.
“Pencairan Dana Duka tahun 2024 ini masih menunggu pembahasan APBD Perubahan. Sedangkan untuk tahun 2022-2023, sudah selesai dicairkan pada bulan Februari dengan anggaran sebesar 1 Miliar rupiah pemohonnya ada sekitar 500 orang,”ungkap Danny Mandak, saat diwawancara pada Rabu (24/07/24).
Lebih lanjut Dirinya menyampaikan bahwa untuk tahun ini terhitung sejak Desember 2023 sampai saat ini, sudah ada sekitar 1500 pemohon, yang diperkirakan menelan dana sekitar 3 miliar rupiah.
“Jadi saya berharap kepada masyarakat agar bersabar menunggu realisasinya sampai proses pembayaran tiba,” singkat Mandak.
Selain dana duka, biaya berobat bagi masyarakat kurang mampu juga menjadi perhatian. Permohonan biaya berobat terus masuk dengan surat keterangan dari pemerintah kelurahan atau kampung setempat. “Permohonan biaya berobat juga menunggu alokasi anggaran. Diharapkan bisa disalurkan pada bulan November,” tambah Mandak.
Dengan kondisi ini, masyarakat diharapkan dapat bersabar dan berharap agar pembahasan APBD perubahan segera selesai sehingga dana yang dibutuhkan dapat segera disalurkan. (*Anto Harindah)






