
CAHAYASIANG.ID, Sangihe – Sebuah langkah maju tengah dipersiapkan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Liun Kendage Tahuna. Mulai Juli 2025, pihak manajemen rumah sakit menargetkan pengelolaan lahan parkir dilakukan secara profesional melalui kerja sama dengan pihak ketiga.
Direktur RSUD, dr. Aprikonus Loris, Sp.PD, menuturkan bahwa program ini tidak hanya akan meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi pengunjung, tetapi juga membuka peluang kerja baru bagi masyarakat sekitar.
“Harapan kami tentu tahun ini atau tepatnya bulan depan, pengelolaan lahan parkir rumah sakit dapat segera terealisasi,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (23/6/2025).
Program ini, menurutnya, bukan sesuatu yang instan. Wacana dan proses perencanaannya sudah berlangsung sejak dua tahun lalu. Dalam perjalanannya, RSUD Liun Kendage bahkan telah menggelar uji publik, melibatkan berbagai pihak mulai dari pemerintah kecamatan, kelurahan, hingga organisasi angkutan umum seperti pengemudi mikrolet, serta masyarakat sekitar.
“Semua tahapan sudah kami lewati dengan matang. Termasuk persyaratan administratif seperti rekomendasi dari DPRD Sangihe. Komisi II pun sudah turun langsung meninjau lokasi,” terang dr. Aprikonus.
Menariknya, pembangunan dan pengelolaan area parkir ini tak akan membebani anggaran rumah sakit. Pihak ketiga akan menanggung biaya investasi dan pengelolaan, sementara rumah sakit akan menerima bagi hasil dari operasional.
“Keuntungan lainnya tentu dari sisi keteraturan, keamanan, hingga efisiensi bagi pengunjung. Kami juga menyiapkan sistem server untuk mendukung transparansi dan integrasi data,” tambahnya.
Bahkan, sebagai bagian dari persiapan, pihak rumah sakit sudah melakukan simulasi dengan angkutan umum pengangkut pasien, termasuk pengaturan jalur untuk brankar.
“Pada intinya, semua telah siap. Kami hanya tinggal menunggu prosedur terakhir dan realisasinya,” tutupnya optimistis.
Dengan pengelolaan parkir yang lebih tertata, RSUD Liun Kendage tidak hanya fokus pada peningkatan layanan kesehatan, tetapi juga turut berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi lokal. Sebuah langkah kecil yang berdampak besar bagi masyarakat Kepulauan Sangihe. (*Anto)





