
CAHAYASIANG.ID, Manado — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Manado, merespons cepat laporan masyarakat terkait kerusakan jalan nasional Manado–Tomohon di wilayah Desa Winangun Atas. Adapun kerusakan jalan tersebut disinyalir akibat luapan air yang dipicu oleh penutupan saluran air (drainase) induk sewaktu proyek pemasangan jaringan pipa baru.
Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kota Manado, Paulus Titirlolobi, menegaskan bahwa mereka baru menerima laporan tersebut dan akan segera menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan verifikasi serta penanganan.
“Informasi ini baru disampaikan kepada kami. Kami akan langsung mengecek ke lokasi serta berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat, baik Kepala Desa Winangun Atas maupun Kepala Lingkungan (Pala),” tegasnya.
Prioritaskan Koordinasi dan Penanganan Laporan
Menanggapi keluhan dugaan penutupan saluran induk secara total akibat proyek pipa, pihak PUPR menekankan pentingnya melihat kondisi rill di lapangan terlebih dahulu sebelum memberikan kesimpulan akhir.
“Kami tidak mungkin membangun pipa lalu sengaja menutup saluran air begitu saja. Oleh karena itu, kami akan memastikan apakah saluran tersebut masih berfungsi atau ada kendala teknis lain. Pihak pelaksana proyek di lapangan sebenarnya sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat saat pengerjaan berlangsung,” ucap Paulus.
Isu ini turut menyita perhatian karena luapan air dari saluran yang tersumbat melimpah ke badan jalan nasional. Hal ini memicu kekhawatiran para pengguna jalan akan potensi kecelakaan lalu lintas jika tidak segera ditangani.
Terkait itu, Dinas PUPR Manado berkomitmen untuk segera menyelesaikan persoalan drainase ini agar perbaikan jalan nasional oleh BPJN dapat segera dilaksanakan. Pihak PUPR juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi langsung melalui jalur komunikasi resmi yang telah disediakan agar setiap permasalahan infrastruktur di wilayah Manado dapat ditangani secara cepat. (ak)


