CAHAYASIANG.ID, Jakarta – Setelah di Panggil oleh Jokowi, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko selaku perwakilan Istana Negara menanggapi pernyataan Rocky Gerung kepada Presiden dengan kata “Itu Bajingan Yang Tolol”, Kamis (3/8/2023).

Saat ditanya mengenai Motif Rocky Gerung, secara tegas KSP Moeldoko mengatakan, Ini adalah menyerang.
“Ini sudah saya kategorikan menyerang, Menyerang Pribadi Presiden, sungguh tidak bisa di Toleransi, Ngak bisa di toleransi. Untuk itu, saya juga berharap para penegak hukum mengambil langkah-langkah sesuai perundangan yang berlaku, Ngak bisa dibiarkan seperti ini. Bernegara ada aturannya rulenya jelas, Ngak boleh sembarangan,” kata Moeldoko menegaskan.
Setelah itu, Lulusan terbaik Akademi Militer 1981 tersebut kembali ditanyai mengenai langkah Para Relawan Jokowi yang melaporkan Rocky Gerung di Polda masing-masing daerah.
Panglima TNI 2013-2015 itupun mengatakan, Langkah yang diambil Para Relawan Jokowi tepat kemudian dirinya mendukung.
“Sangat tepat dan saya dukung sepenuhnya untuk itu,” jawab Moeldoko lugas mendukung sepenuh hati aksi Relawan Jokowi.
Kemudian, muncul pertanyaan terkait rencana 10.000 Relawan Jokowi dari Barikade 98 Pimpinan Benny Rhamdani akan melakukan aksi demonstrasi dengan tuntutan menangkap Rocky Gerung.
“Sepanjang itu mengikuti aturan, kalau tidak mengikuti aturan jangan dilakukan, akan menimbulkan persoalan baru. Serahkan kepada aparat penegak hukum untuk mengambil langkah-langkah yang tegas,” ucap Moeldoko merespon rencana aksi Benny Rhamdani.
Sementara itu, Purnawirawan Jenderal Bintang 4 penuh tersebut ditanya apakah pihak Istana Negara akan mengambil upaya hukum atau melapor ke pihak kepolisian terkait kalimat Rocky Gerung terhadap Jokowi, “Itu Bajingan Yang Tolol”.
“Kalau perlu Moeldoko yang akan bikin laporan,” sambung Kepala Staf Kepresidenan itu sambil tertawa lepas. (*Dego)






