
CAHAYASIANG.ID, Sangihe – Polres Kepulauan Sangihe mengambil langkah proaktif dalam mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di lingkungannya. Pada Jumat, 11 Oktober 2024, dilakukan kegiatan fogging atau pengasapan di area Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Kepulauan Sangihe. Kegiatan ini dimulai pada pukul 09.45 WITA dan berlangsung hingga selesai, bertujuan untuk memberantas nyamuk Aedes aegypti, yang merupakan penyebab utama penyebaran DBD.
Fogging ini dilakukan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Daerah Sangihe. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Polres Sangihe dalam menjaga kesehatan lingkungan, terutama untuk mencegah penyebaran penyakit di kalangan personel kepolisian dan masyarakat sekitar. Nyamuk Aedes aegypti berkembang biak di tempat-tempat yang berair dan berpotensi menyebabkan wabah DBD jika tidak segera ditangani.

Kegiatan fogging dilakukan secara menyeluruh di setiap sudut Mapolres, termasuk area perkantoran dan ruang-ruang terbuka yang rentan menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Dengan adanya upaya ini, diharapkan lingkungan kerja Polres Kepulauan Sangihe menjadi lebih aman dan bebas dari potensi penyebaran penyakit DBD.
Selain fogging, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat sekitar untuk turut menjaga kebersihan lingkungan. Menguras, menutup, dan mendaur ulang barang-barang yang bisa menampung air menjadi langkah penting dalam mencegah perkembangbiakan nyamuk. Kesadaran bersama diharapkan bisa meminimalisir penyebaran DBD, terutama di musim hujan yang biasanya memicu peningkatan kasus.
Kegiatan seperti ini menunjukkan pentingnya sinergi antara instansi pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi masalah kesehatan publik. Kaolres Sangihe AKBP Abdul Kholik berharap langkah preventif ini dapat menjadi contoh bagi Instansi lain dalam menghadapi ancaman penyakit menular seperti DBD.
(*Anto Harindah)






