
CAHAYASIANG.ID, SULUT – Kegiatan penyuluhan tentang Fermentasi EM4 (EffecGve Microorganisme4) Ramah Lingkungan, sebagai Solusi Mengatasi Produksi Limbah Organik Rumah Tangga ,Kamis(11/7/24) di Desa Mapanget Jaga 3 Kecamatan Talawaan.
Kegiatan ini diikuti 12 peserta, kegiatan PKM di buka oleh Ketua Tim Ir. Sien Sane, M.Si Anggota SanGe Turangan, S.Pt., M.Si dan Dr. Ir. Nancy W.H. Tuwaidan, MP menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu pilar Tridharma Perguruan Tinggi.
Kegiatan ini bertujuan untuk mentransfer teknologi yang sudah dikaji melalui hasil-hasil peneliGan oleh insan Perguruan Tinggi kepada Masyarakat penerima manfaat. Tim Pengabdian merupakan kontributor yang berperan besar untuk mengambil bagian dalam menunjang program pemerintah bidang kesetan lingkungan melalui proses fermentasi bioakGvator EM4.
Sekilas tentang EM4 adalah berbentuk cairan yang berwarna kecoklatan mengandung unsur bakteri dan ragi, di kembangkan oleh Prof. Teruo Higa dari Universitas Ryukyus Okinawa Jepang. berfungsi untuk mempercepat proses dekomposisi bahan organik dari yang alami 3 bulan menjadi 7-14 hari.

Sampah organic sampai saat ini masih merupakan masalah pengaruh yang penaganannya tidak bisa di tunda akibat meningkatnya jumlah penduduk serta aktivitas masyarakat yang cukup tinggi, Minimnya pengetahuan dan teknologi pengolahan limbah organic yang dihasilkan oleh akGvitas manusia mengakibatkan penumpukan sampah akan berakibat menurunnya kualitas kesehatan lingkungan sehingga berdampak pada kesehatan mahluk hidup.
Banyak cara untuk mencegah dampak buruk dari limbah rumah tangga antara lain dengan mengumpulkan sisa-sisa sayuran, makanan dan lain-lain dikumpulkan setiap hari dan melakukan proses fermentasi menggunakan bioakGvator EM4.
Pemasalahan limbah rumah tangga sangat erat kaitannya dengan kultur yang ada dalam masyarakat yang terbiasa membuang sampah dan limbah sembarangan, inilah kebiasaan yang menjadi kendala yang sulit dirubah oleh karena itu kesadaran satu-satunya cara yang dibutuhkan untuk mengatasi masalah yang ada (Tobing, 2018).
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) melalui penyuluhan dan pelatihan cara fermentasi limbah dengan bioakGvator EM4 kepada kelompok kaum ibu kolom 9 GMIM Bukit Karmel MGI3 jaga13 desa Mapanget, sebagai penerima manfaat menunjukkan respon yang positif memperhatikankan dan langsung mempraktekkan tahapan yang berlangsung.
Ucapan terima kasih dari Ketua WKI (Ny. Sumampouw) untuk kegiatan ini, memberi manfaat dan dampak sangat berarti bagi peserta dengan harapan giat ini akan terus berkesinambungan bagi penerima manfaat. (*Red)





