CAHAYASIANG.ID, Tahuna – Pj Bupati Sangihe yang di wakili Asisten I Setda Johanis Pilat didampingi Kepala Lembaga Pemasyarakatan ( Kalapas) Kelas IIB Tahuna Suharno, menyerahkan Ijazah secara simbolis bagi 41 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Selasa (15/08/23)

Dalam sambutan Bupati yang di sampaikan Asisten I Pemkab Sangihe, menyampaikan Terimakasih dan mengapresiasi serta memberikan Penghargaan yang tinggi atas Kegiatan ini.
“Saya melihat kegiatan ini sungguh sangat baik yang sudah dilakukan, untuk peningkatan pembinaan kepribadian WBP dan juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja dari Lapas Kelas IIB Tahuna, dimana selama ini telah sangat berperan dalam melaksanakan pembinaan Pemasyarakatan terhadap para Narapidana atau Anak Didik sebagaimana tugas dan fungsi yang diatur dalam Undang-Undang, termasuk didalamnya bersinergi bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam upaya membangun daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe,” tutur Bupati Rinny.

Ditambahkannya lagi, bagi WBP yang ada di Lapas kelas IIB ini, yang memiliki banyak kemampuan atau talenta, untuk semakin mengembangkan keahliannya lewat keterampilan yang di terapkan dari pihak Lapas.
“Bagi WBP yang memiliki Potensi agar lebih aktif dalam mengembangkan diri sehingga ketika selesai menjalankan pembinaan atau hukuman dan kembali ke masyarakat sudah memiliki skill atau kemampuan yang dapat di aplikasikan ke tengah masyarakat sebagai dasar atau jaminan hidup,” pungkas Tamuntuan
Sementara pada kesempatan yang sama Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) kelas IIB Tahuna Suharno SH, MH. menuturkan bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, Narapidana berhak mendapatkan pendidikan dan pengajaran.

“Hal inilah yang melatarbelakangi Lapas Kelas IIB Tahuna untuk melaksanakan program inovasi unggulan, dengan menyelenggarakan pendidikan kesetaraan dan menjalin kerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Pioner Sangihe selaku penyelenggara pendidikan yang diketuai oleh Ibu Elvie Roos Zakarias sehingga di harapkan dengan adanya layanan pendidikan berantas buta huruf dan pendidikan kesetaraan kejar Paket A, B dan C ini, dapat tercapai tujuan dari Lapas Kelas IIB Tahuna untuk membentuk warga binaan menjadi manusia seutuhnya, menyadari kesalahan, memperbaiki diri dan tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum sehingga ketika kembali ke lingkungan masyarakat, dapat berperan aktif dalam pembangunan sebagai warga negara yang baik dan bertanggung jawab,” tutur Suharno.
Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Lapas Kelas IIB Tahuna ini berlangsung khidmat, tertib dan aman serta turut diramaikan dengan penampilan memukau dari Grup Musik Akusti “Senandung Rindu” WBP Lapas Tahuna yang membawakan lagu Nasional dan kegiatan ini juga turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pers dan Undangan lainnya. (*HR)







