
CAHAYASIANG.ID, MANADO – Bupati Minahasa Tenggara (Mitra), Ronald Kandoli bertindak selaku Inspektur Upacara pada peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98 Kabupaten Mitra bertempat di Lapangan Ompi Ratahan pada Rabu (28/10).
Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”.
Saat membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Bupati Ronald Kandoli mengingatkan kembali esensi ikrar yang dicetuskan para pemuda 98 tahun silam. Ikrar tersebut bukan sekadar janji, melainkan sebuah tekad yang menyatukan perbedaan dan menguatkan perjuangan untuk berdiri sebagai satu bangsa.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kemajuan sejati Indonesia tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, teknologi canggih, atau kekayaan yang berlimpah, melainkan dimulai dari pembangunan karakter manusianya.
Bupati menegaskan bahwa Kita harus membentuk generasi masa depan yang patriotik, gigih, dan berempati. Patriotik berarti mencintai Indonesia dengan tindakan nyata. Gigih berarti pantang menyerah menghadapi kesulitan. Dan berempati berarti tidak hanya memikirkan diri sendiri, tetapi juga merasakan kesulitan sesama. Sebab kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya.
Di akhir sambutan Menpora, Bupati mengajak seluruh pemuda untuk berani memimpin sekaligus bersedia melayani, serta menjadikan setiap karya sebagai bukti cinta kepada tanah air.
“Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026! Mari kita bangun generasi yang patriotik dalam pengabdian, gigih dalam perjuangan, dan berempati dalam kemanusiaan. Masa depan adalah sesuatu yang sedang kita bangun bersama.” Ucapnya.
Pada kesempatan tersebut Pemerintah Pemkab Mitra secara resmi menyalurkan bonus senilai total Rp300 juta sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan para atlet yang telah berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Sulawesi Utara. Ajang olahraga bergengsi tingkat provinsi tersebut sebelumnya sukses diselenggarakan di Kota Manado pada 17–24 November 2025 lalu.
Penghargaan dan bonus tunai ini diberikan langsung kepada perwakilan kontingen yang telah mengharumkan nama Kabupaten Mitra. Kucuran dana ratusan juta rupiah tersebut dialokasikan secara menyeluruh untuk mengapresiasi kerja keras atlet peraih medali, jajaran pelatih/ofisial, cabang olahraga (cabor) yang berprestasi, hingga para atlet yang belum berhasil membawa pulang medali.
Tercatat, kontingen Kabupaten Mitra sukses mengamankan total 24 medali yang disumbangkan oleh para atlet terbaiknya. Adapun rincian perolehan medali dan besaran bonus yang diterima adalah sebagai berikut:
• Medali Emas (3 Atlet): Masing-masing mendapatkan bonus sebesar Rp20 juta.
• Medali Perak (5 Atlet): Masing-masing mendapatkan bonus sebesar Rp10 juta.
• Medali Perunggu (16 Atlet): Masing-masing mendapatkan bonus sebesar Rp5 juta.

Pemberian bonus ini menegaskan komitmen Pemkab Mitra dalam membina dan memotivasi putra-putri daerah agar terus memacu prestasi di bidang olahraga. Diharapkan apresiasi ini menjadi batu loncatan yang kuat bagi iklim keolahragaan di Minahasa Tenggara guna menghadapi kompetisi-kompetisi regional maupun nasional di masa mendatang.
Upacara tersebut dihadiri oleh jajaran unsur Forkopimda di antaranya Kapolres Mitra AKBP Handoko Sanjaya, SIK, M.Han; Kasi Intel Sonny Arvian Hadi Purnomo, S.H., M.H. yang mewakili Kejari Minsel serta Danramil Belang Kapten Infanteri Nobi Rori yang mewakili Dandim 1302 Minahasa.
Turut hadir pula Kepala BPJS Kesehatan Kantor Kabupaten Minahasa Tenggara Vidrie Takasihaeng, Pimpinan Cabang BSG Ratahan Jein Arina, serta jajaran pengurus KNPI Mitra dan Karang Taruna Mitra.
Sementara itu, peserta upacara diikuti langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mitra David H. Lalandos, AP, MM, bersama para Staf Ahli Bupati, para Asisten, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Fungsional, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Mitra. (*L)


