
CAHAYASIANG.ID, MITRA — Bupati Minahasa Tenggara (Mitra), Ronald Kandoli, memimpin langsung Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Minahasa Tenggara pada Jumat (2/10).
Tongkat estafet kepemimpinan resmi diserahterimakan dari pejabat lama, Boyke Akay, S.E., M.E., yang telah memasuki masa purna bakti (pensiun), kepada Dristy Sandro Tora, S.H., yang kini dipercaya mengemban tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala DPMPTSP Mitra.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mitra David H. Lalandos, AP., M.M., Asisten Administrasi Umum Ir. Elly Sangian, M.E., serta Kepala BKPSDM Rudi Wakidin, S.H.
Dalam arahannya, Bupati Ronald Kandoli menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi dan pengabdian Boyke Akay selama bertugas di lingkup Pemkab Minahasa Tenggara.
“Ada yang datang, ada yang pergi. Terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi, loyalitas, dan pemberian diri yang luar biasa dari Bapak Boyke Akay selama mengabdi di Kabupaten Minahasa Tenggara,” ungkap Bupati.
Kepada pejabat baru, Bupati menaruh harapan besar sekaligus memberikan instruksi tegas untuk segera bekerja cepat dalam membenahi dan meningkatkan mutu pelayanan publik.
Ia menekankan tiga poin utama yang wajib dijalankan oleh jajaran DPMPTSP Mitra:
1. Pelayanan Cepat dan Mumpuni: Mendorong efisiensi birokrasi guna memastikan seluruh proses perizinan dan investasi berjalan lancar tanpa hambatan.
2. Manajerial yang Baik dan Solid: Memperkuat kekompakan di internal instansi agar setiap program kerja dan target organisasi dapat tercapai secara optimal.
3. Berpihak pada Masyarakat: Menjunjung tinggi profesionalisme serta menjamin pelayanan yang transparan dan tidak berbelit-belit.
“Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, jangan mempersulit urusan mereka, dan selalu junjung tinggi loyalitas dalam bertugas,” tegas Ronald Kandoli.
Bupati optimistis bahwa regenerasi kepemimpinan ini akan membawa angin segar bagi penguatan iklim investasi serta kemudahan berusaha di Kabupaten Minahasa Tenggara ke depan. (*L)



