
CAHAYASIANG.ID, Manado – Dalam Upacara Kenaikan Pangkat (Kenkat) periode 1 Oktober 2026 di Kodaeral VIII yang melibatkan 13 orang perwira dan seorang PNS, tampak sesosok lelaki yang belakangan ini sangat dekat dengan para awak media. Ya, dialah Kolonel Laut (P) Andreas Suko Riyanto SH, sosok yang menjabat Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Kodaeral VIII.
Lelaki yang akrab disapa dengan panggilan Bang Andreas oleh para awak media, sejak awal dikenal sangat murah senyum dan mudah bergaul. Kerap bercanda dengan orang-orang yang baru dikenalnya, menjadikan sang Kolonel cepat akrab dengan lawan bicara.
Jalan Panjang Menjadi Kolonel
Dari informasi yang diperoleh, mencapai pangkat Kolonel yang kini ada dipundaknya, dilalui Andreas dengan tidak mudah. Waktu panjang serta deretan jabatan harus dilaluinya. Dari jabatan Pasops Satuan Udara Koarmada II, Komandan Puslat Peberbal, Wadan Kolat Penerbal, Pasops Satuan Udara Koarmada RI, dan kini berada di Bumi Nyiur Melamabai sebagai Kadispen Kodaeral VIII.
Karir militer Kolonel Andreas diawali dari Bintara Milsuk XII/I tahun 1993 dengan total berjumlah 1.041, dimana dari ribuan itu, hanya dia seorang yang berhasil mencapai pangkat Kolonel. Dalam karirnya, Andreas juga mengikuti Dikcapa Penerbang TNI AL tahun 1998, serta dilanjutkan dengan mengikuti sekolah dan pendidikan kedinasan untuk syarat kenaikan pangkat, yang membawa pria Kediri ini sampai bisa mencapai pangkat Kolonel.
Tentara Yang Mencintai Budaya
Selain sebagai seorang prajurit, Kolonel Andreas juga termasuk sosok yang sangat sabar yang kental memegang budaya Jawa. Hingga kini, ia tetap memegang falsafah Jawa “Alon-Alon Waton Kelakon” yang berarti “Pelan-pelan yang penting bisa sampai tujuan”.

Memegang adat istiadat dan falsafah Jawa serta Nusantara itu bagi Andreas, sangat sesuai dengan kesehariannya. Selain menjalani tugas militer, ia juga mendidikasikan diri di dunia Budaya dan Tosan Aji. Bahkan, Andreas juga mendirikan yayasan budaya di Kediri, Jawa Timur, dengan nama Yayasan Panjalu Jayati Kadhiri (menjabat sebagai Pendiri dan Pembina).
Selain itu, ia juga ikut mendirikan komunitas Wanita Bersanggul Indonesia (WBI) cabang Kediri, aktif di dunia Tosan Aji Nusantara, serta menjadi Nara sumber diberbagai kegiatan budaya termasuk di siaran Radio yang bertemakan budaya serta. Bahkan, dirinya masih aktif disalah satu perguruan Pencak Silat sebagai Ketua Komisariat di Juanda Sidoarjo, serta menjabat sebagai Ketua Cabang di Kabupaten Kediri Jatim.
Ia pun mempunyai impian suatu saat, jika telah purna tugas dari TNI, akan pulkam untuk Membangun tanah kelahirannya di Kediri lewat jalur Budaya dan Pariwisata.
“Syukur yang sebesar-besarnya kepada TUHAN atas berkat kenaikan pangkat menjadi Kolonel dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Dinas/Pimpinan TNI AL atas kepercayaan anugerah pangkat Kolonel. Semoga bisa amanah dan kedepan bisa mengemban tugas semakin baik lagi yang bermanfaat bagi bangsa, negara serta masyarakat,” ucap Kolonel Andreas
Sang Kolonel juga tak lupa mengucapkan terimaksih kepada PAMUNGKAS TNI AL dan ASA TNI/POLRI 93/94 yang selama ini meberikan doa, suport dan motivasi hingga sampai bisa memperoleh pangkat Kolonel.


