
CAHAYASIANG.ID, Sangihe – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Sangihe, Josephine M. Tacoh, menekankan pentingnya peran strategis para Bunda PAUD dalam mencegah kekerasan terhadap anak sejak usia dini. Menurutnya, Bunda PAUD memiliki kekuatan luar biasa melalui kepedulian dan empati yang diterapkan dalam pendampingan anak-anak. Hal ini menjadi langkah awal yang krusial dalam menciptakan generasi yang lebih sehat secara fisik dan emosional.
Josephine menyoroti bahwa kekerasan terhadap anak dapat memberikan dampak buruk yang berlangsung jangka panjang. Oleh karena itu, ia mengajak para Bunda PAUD untuk terus mengedukasi anak-anak melalui cara yang lembut, penuh kasih, dan mudah dipahami. “Kekerasan dini pada anak harus kita hentikan dan antisipasi,” ujarnya. Pernyataan ini menggambarkan urgensi dalam menghadirkan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak.

Ia juga mengingatkan bahwa tugas Bunda PAUD bukan hanya sebatas memberikan pendampingan sehari-hari, tetapi juga menyampaikan nilai-nilai yang membangun karakter anak. Dalam hal ini, para pendidik di PAUD berperan sebagai figur penting yang mengajarkan empati, menghargai perbedaan, serta mendorong anak untuk tumbuh dengan kepercayaan diri.
Josephine menegaskan pentingnya komunikasi yang efektif antara pendidik, orang tua, dan anak. Menurutnya, melalui komunikasi yang sederhana namun bermakna, nilai-nilai positif lebih mudah dipahami oleh anak-anak. Dengan demikian, mereka dapat tumbuh dalam lingkungan yang mendukung dan terbebas dari risiko kekerasan.
Ajakan Josephine kepada masyarakat, terutama para pendidik dan orang tua, adalah menciptakan kolaborasi untuk membangun lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak. Ia berharap semua pihak dapat berperan aktif dalam melindungi anak-anak dari kekerasan serta memberikan perhatian yang penuh kasih. “Di sinilah tugas kita bersama, mewujudkan generasi yang tangguh melalui pendekatan yang tepat,” pungkasnya. (*Anto)






