
CAHAYASIANG.ID, Sangihe – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Sangihe, melalui pimpinannya, Wenseslaus Fransiscus Makawaehe, memantau langsung jalannya rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat kabupaten dalam Pilkada Serentak 2024. Acara ini diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Sangihe pada 2-4 Desember 2024 di lantai dua kantor KPU Sangihe. Kegiatan ini dihadiri oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dari seluruh wilayah Sangihe, saksi pasangan calon (paslon), serta pihak terkait lainnya.
Dalam rapat pleno yang berlangsung tertib ini, Ketua KPU Sangihe, Absan Tahendung, secara resmi membuka acara dan menegaskan pentingnya integritas dalam setiap tahapan pemilu. Semua pihak yang hadir diharapkan dapat berperan aktif untuk memastikan proses berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Rapat ini menjadi bagian penting dalam rangkaian pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Pengawasan ketat dilakukan oleh Bawaslu untuk memastikan tahapan rekapitulasi dilakukan secara transparan, jujur, dan sesuai aturan. Wenseslaus Fransiscus Makawaehe menyatakan bahwa Bawaslu berkomitmen untuk menjaga integritas proses pemilu di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Pengawasan ini mencakup verifikasi prosedur dan dokumentasi selama proses rekapitulasi berlangsung.
Rapat pleno ini merupakan salah satu tahapan krusial dalam memastikan hasil pemilu yang kredibel dan dapat diterima oleh seluruh peserta pemilu serta masyarakat luas. Hasil yang diumumkan melalui pleno ini akan menjadi dasar penetapan pasangan calon terpilih. Dengan proses yang diawasi secara ketat, diharapkan tidak ada celah bagi pelanggaran yang dapat mencederai kepercayaan publik.
Melalui pengawasan yang dilakukan, Bawaslu turut memastikan bahwa nilai-nilai demokrasi tetap terjaga. Masyarakat Sangihe diimbau untuk terus mendukung dan mengawal jalannya proses pemilu hingga tahap akhir. Komitmen bersama antara penyelenggara pemilu, peserta, dan pengawas menjadi kunci keberhasilan Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Kepulauan Sangihe. (*Anto)






