CAHAYASIANG.ID // JAKARTA – Salah satu pendukung militan jokowi yang sering disapa Bung Laksono berkomentar sekaligus buka suara mengenai tarik-menarik antara PDI Perjuangan serta Gerindra tentang Siapa Capres dan Cawapres Ideal menuju 14 Februari 2024 mendatang.
“Jalan pak moeldoko semakin lapang, karena antara PDI Perjuangan dan Gerindra terjadi kisruh siapa capres dan cawapres nya,” ujarnya, Senin (20/3/2023).
Dia beranggapan, Gerindra tidak mau Pak Prabowo jadi cawapres, PDI Perjuangan pun tak ingin kader nya hanya jadi cawapresnya Gerindra
“Inilah awal kisruhnya, maka ada kemungkinan politik Gak ji, Gak beh alias Gak siji, gak Kabeh yang artinya Gak satu, Gak Semua. Akan muncul orang ketiga yaitu Pak Moeldoko,” jelasnya.
Sambung Bung Laksono, Bagi PDI Perjuangan kehadiran Pak Moeldoko pasti diterima karena orang kepercayaan jokowi, Bagi Pak Prabowo dia legowo kalah pangkat. Dia bintang tiga, Pak M (Panggilan lingkar dekat Moeldoko) bintang empat.
“Soal cawapres bisa saja Mbak Puan, Mas Ganjar terbuang ke laut. Ibu Mega ingin anaknya jadi orang besar macam dia,” menurutnya.
Lanjut Bung Laksono, Untuk apa dikasih Mas ganjar, Mas Ganjar bukan siapa-siapa. Maaf ini prediksi, Soal kebenarannya hanya Tuhan dan leluhur yang tahu.
“Kebenarannya, Ibu Mega sadar Anaknya belum mampu memimpin negeri sebesar ini. Maka dia harus belajar dari tokoh hebat yaitu Pak Moeldoko, Maka cukup jadi cawapres. Kelak jika Tuhan dan alam menghendaki bisa saja Mbak Puan jadi Presiden,” kuncinya. (Deon)






