CAHAYASIANG.ID, MANADO – SMP Katolik Pax Christi Manado telah membuka pendaftaran peserta didik baru (PPDB) untuk Tahun Ajaran 2026 sejak tahun lalu. Hingga awal Januari 2026, jumlah pendaftar yang masuk pada gelombang pertama telah mencapai sekitar 90 peserta, sementara pada gelombang kedua yang mulai dibuka Januari ini tercatat sudah ada sekitar 60 calon siswa.
Wakil Kepala Sekolah SMP Katolik Pax Christi Manado, Ibu Wulan, menjelaskan bahwa seluruh calon siswa yang mendaftar telah mengikuti tahapan seleksi awal berupa tes dan wawancara. Namun demikian, tes tersebut bukan menjadi penentu utama kelulusan masuk sekolah, melainkan sebagai tes awal atau pemetaan kemampuan siswa.
“Tes awal ini bukan untuk menentukan anak diterima atau tidak, tetapi untuk mengenal kemampuan awal siswa. Ini penting agar wali kelas dan guru tahu sampai di mana kemampuan anak, sehingga proses pembelajaran bisa disesuaikan,” ujar Ibu Wulan saat diwawancarai Media Cahaya Siang, Rabu (14/1/2026).
Menurutnya, SMP Katolik Pax Christi Manado menerapkan pendekatan pembelajaran yang menyesuaikan dengan kemampuan masing-masing siswa. Hasil tes awal digunakan sebagai acuan agar guru tidak menyamaratakan metode pengajaran.
“Kalau ada siswa yang masih di bawah, maka akan mulai dari dasar. Yang kemampuannya di atas rata-rata juga akan diberikan tantangan sesuai levelnya. Ini bukan membeda-bedakan, tapi menyesuaikan kebutuhan belajar siswa,” jelasnya.
Ia mengibaratkan proses tersebut seperti dokter yang tidak bisa memberikan obat yang sama kepada semua pasien tanpa mengetahui kondisi masing-masing.
Untuk proses pendaftaran, pihak sekolah telah menyediakan link pendaftaran yang dapat diakses melalui barcode yang terpasang pada banner di depan sekolah. Orang tua calon siswa dapat langsung melakukan pendaftaran secara mandiri.
Target penerimaan peserta didik baru kelas VII Tahun Ajaran 2026 adalah 160 siswa, yang akan dibagi ke dalam 5 kelas, dengan kapasitas maksimal 32 siswa per kelas.
Jumlah ini disesuaikan dengan jumlah kelas yang tersedia, mengingat tahun ini hanya terdapat 5 kelas yang akan lulus.
“Kalau kuota sudah terpenuhi, pendaftaran bisa ditutup lebih cepat, kemungkinan sekitar bulan Maret. Tapi kalau belum, tetap dibuka sampai kuota tercapai,” tambahnya.
Saat ini, jumlah siswa kelas VII yang sedang berjalan tercatat sekitar 200 siswa, namun untuk tahun ajaran baru penerimaan akan disesuaikan kembali dengan kapasitas fasilitas sekolah.
Selain akademik, SMP Katolik Pax Christi Manado juga memiliki berbagai kegiatan ekstrakurikuler, seperti basket, voli, karate, barongsai, band, serta Palang Merah Remaja (PMR). Di bidang akademik, sekolah ini aktif membina siswa untuk mengikuti kompetisi IPA, Matematika, IPS, hingga Olimpiade Sains Nasional (OSN).
Prestasi terbaru, SMP Katolik Pax Christi Manado berhasil meraih Juara 1 tingkat Kota Manado dalam ajang FLS3N (Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional) yang diselenggarakan oleh Kementerian, dan berlanjut ke tingkat provinsi hingga nasional.
Dengan sistem pembelajaran berbasis pemetaan kemampuan serta dukungan kegiatan akademik dan non-akademik, SMP Katolik Pax Christi Manado optimistis dapat terus mencetak siswa berprestasi dan berkarakter.(*RS)





