CAHAYASIANG.ID, Manado – PT Telekomunikasi Indonesia International (PT Telin) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melakukan Penandatanganan Perjanjian Sewa Sebagian Tanah untuk pembangunan Beach Man Hole (BMH), pada Jumat (4/10) tadi.
Prosesi penandatanganan kerjasana yang berlangsung di ruang Toar Lumimuut (Tolu) Kantor Walikota Manado tersebut, dilakukan Sekertaris Daerah Kota (Sekdakot) Manado, Micler Lakat, bersama perwakilan PT Telin.
Sekdakot Lakat pada kesempatan itu mengatakan, hal ini merupakan langkah maju bagi pemerintah kota Manado, bahkan juga pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

“Bertepatan dengan kegiatan ini tentunya pemerintah Kota Manado pada prinsipnya setuju. Dan pemerintah Kota Manado juga berterimakasih kepada PT Telin yang sudah hadir di tengah – tengah kota Manado,” tuturnya.
Sementara itu, Chief Finance and Risk Management Officer PT Telin, Doni Andriansyah mengatakan, Kota Manado akan menjadi gerbang jalur komunikasi internasional kedua.
“Harapannya, dengan adanya kabel laut yang nantinya akan masuk ke Kota Manado. Manado akan menjadi second gate way, jalur komunikasi internasional kedua,” ungkapnya.
Andriansyah menjelaskan, selama ini arus internet dari luar masuk melalui Batam. “Jadi semua itu dari Singapura, baik dari US (United States-red), Eropa atau dari manapun masuknya ke Singapura dulu baru masuk ke Batam. Kita akan coba pecah, jadi untuk kawasan Indonesia timur yang kita pilih sebagai gate waynya di Manado,” sebutnya.
Posisi Kota Manado menurut Ardiansyah, dinilai sangat strategis yang diharapkan dapat mensupport pembangunan konetivitas di Indonesia timur.
“Jadi nanti harapannya, traffic nya yang tadinya tersentral di Singapura akan terpecah, masuk ke Manado. Harapannya juga selain ini dapat meningkatkan perekonomian di Manado, tapi juga membuka kawasan Indonesia timur untuk dapat dinikmati terutama dari sisi akses internet,” tutupnya.
Kegiatan yang dirangkai dengan pertukaran cenderamata itu, dihadiri pula oleh jajaran pimpinan Pemkot Manado. (**/ak)






