CAHAYASIANG.ID, Sangihe – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tahuna menerima kunjungan dari tim Asesor Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Badan Akreditasi Nasional Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal (BAN PAUD dan PNF) Provinsi Sulawesi Utara, Sabtu (14/10).

Didampingi oleh Ketua PKBM Pioneer, Elvie Zakarias, kedatangan dua orang Asesor PKBM, Jeanette Lomban bersama Dona Titien disambut oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Tahuna, Suharno beserta jajarannya.
Asesor PKBM, Jeanette Lomban mengungkapkan bahwa tujuan dari kunjungan kali ini adalah untuk melaksanakan Visitasi Akreditasi PAUD dan PNF. “Maksud kedatangan kami di Lapas Kelas IIB Tahuna adalah untuk melaksanakan Visitasi Akreditasi PAUD dan PNF pada satuan PKBM Pioner Sangihe,” ungkap Lomban.
Lebih lanjut di katakannya “Dikarenakan warga binaan Lapas Tahuna juga termasuk warga belajar PKBM Pioneer, maka dalam melaksanakan visitasi akreditasi ini kami perlu meninjau secara langsung penyelenggaraan pendidikan non formal yang diikuti warga binaan,” tuturnya.

Sementara itu, Kalapas Tahuna Suharno, berterima kasih atas kunjungan dari tim Asesor PKBM BAN PAUD dan PNF Provinsi Sulawesi Utara. “Kami sangat senang dan berterima kasih atas kunjungan dari ibu-ibu tim Asesor PKBM di Lapas Tahuna saat ini, dan semoga visitasi ini bisa memberikan manfaat bagi Lapas Tahuna dalam membina warga binaan kedepannya,” ujar Suharno.
“Kami sangat terkesan bahwa, apa yang kami inovasikan ini, bekerja sama dengan PKBM Pioner Sangihe betul-betul membawa harapan bagi warga binaan sehingga di Lapas Tahuna ini sudah ada 41 orang WBP lulus seratus persen melalui ujian berbasis komputer,” tambahnya.
“Kami berharap, dengan bekal ijazah yang dikeluarkan oleh PKBM Pioner Sangihe, WBP Lapas Tahuna bisa meraih masa depan yang gemilang dan ketika bebas dari Lapas nanti bisa menjadi manusia yang berguna bagi keluarga, masyarakat dan negara,” pungkas Suharno.

Lebih lanjut, tim Asesor PKBM melakukan wawancara kepada Kalapas, Petugas Pembinaan Pendidikan Lapas Tahuna, para Tutor PKBM serta WBP yang mengikuti pendidikan non formal dan meninjau langsung proses belajar mengajar warga binaan.
Di akhir visitasi, tim Asesor PKBM menilai bahwa pelaksanaan pendidikan non formal warga binaan Lapas Tahuna sudah terlaksana dengan baik serta mengapresiasi hasil karya seni yang dibuat oleh para warga binaan. (*Anto)






