CAHAYASIANG.ID, TOMOHON – Tahapan penerimaan calon Vikaris Pendeta yang digelar Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM telah memasuki babak akhir yakni Pengumuman Kelulusan.
Dari data yang ada, sekitar 1186 peserta calon Vikaris Pendeta GMIM telah mengikuti tahapan tes tulis pada 27 Februari yang lalu. Setelah itu pada Jumat (27/3/2026) dilanjutkan dalam tahapan tes psikologi. Dan kemudian tahapan akhir (Wawancara) pada 17 April 2026.
Kabar terbaru, pada Rabu, 20 Mei 2026 pekan lalu pengumuman dilakukan oleh BPMS melalui aplikasi para Calon Vikaris Pendeta.
“Saya bersyukur kepada Tuhan bisa lulus calon Vikaris Pendeta. Ini tentunya karena kasih kemurahan Tuhan dan support serta doa dari orang tua. Dan saya siap melayani Tuhan dimana sana saya ditempatkan” ujar salah satu calon vikaris pendeta yang lulus dari Kota Manado.
“Puji Tuhan, saya bisa lulus. Saya langsung berdoa kepada Tuhan bersama keluarga untuk hasil ini. Sekali lagi terima kasih Tuhan” tutur calon vikaris pendeta yang lulus dari Minahasa Selatan.
Sementara itu, Ketua Badan Pekerja Sinode (BPMS) GMIM Pdt Adolf Wenas saat diwawancarai media cahaya siang mengatakan hari ini ada pembekalan untuk calon Vikaris.
“Luar biasa mereka datang ke kantor Sinode menyatakan keinginan untuk melayani gereja ini. Kami dari BPMS positif karena di gereja GMIM ini ada begitu banyak anak muda yang punya semangat untuk mengabarkan Injil.” ujar Wenas.
Semangat ini perlu kita support karena ini juga sudah menjelang HUT PI dan Pekabaran Pendidikan Kristen. Dan ternyata semangat Riedel dan Schwarz masih ada.
“Kita berdoa supaya semangat ini jangan hilang. Dan kedepan semoga ada anak-anak muda seperti Riedel dan Schwarz untuk melayani gereja. Sebagai jemaat mari torang doakan, sambut dan dukung mereka kalaupun suatu saat mereka ada penempatan di jemaat, torang terima mereka supaya dorang dapat kesempatan melayani untuk memberitakan Injil.” jelas Wenas.
“itulah yang saat ini digumuli di minggu-minggu Pentakosta ini. Pencurahan roh Kudus tentang pengutusan murid-murid mengabarkan Injil.” tutup Ketua BPMS Pdt Adolf Wenas. (*JL)





