
CAHAYASIANG.ID, Sangihe – Warga Kampung Tariang Baru, Kecamatan Tabukan Tengah, Kabupaten Sangihe, digemparkan oleh penemuan jasad ibu dan anak dengan luka bacok di sekujur tubuh pada Kamis (21/11/2024) pagi. Kedua korban, SAS alias Ria (28) dan KA alias Bunga (4), ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kediaman mereka. Insiden tragis ini diduga terjadi pada Rabu (20/11/2024) malam hari, namun baru diketahui oleh keluarga keesokan paginya.
Dari hasil penyelidikan, polisi mengungkap bahwa pembunuhan ini berlangsung pada malam hari antara pukul 19.00 hingga 21.00 WITA. Pelaku kemudian melarikan diri menggunakan kapal Pelni yang berangkat dari Pelabuhan Tahuna sekitar pukul 22.00 WITA menuju Kota Bitung. Namun, upaya pelarian pelaku tidak berlangsung lama, karena pihak kepolisian berhasil menangkapnya saat kapal bersandar di Pelabuhan Bitung pada Kamis pagi.
Penangkapan pelaku dilakukan oleh tim gabungan Sat Reskrim Polres Sangihe dan Resmob Ditreskrimum Polda Sulut. Berkat kerja cepat aparat, pelaku pembunuhan ini diringkus kurang dari 24 jam setelah kejadian. Hal ini menunjukkan koordinasi yang baik antara pihak kepolisian daerah dan provinsi untuk menangani kasus kejahatan serius seperti ini.
Kapolres Sangihe, AKBP Abdul Kholik SH SIK, mengonfirmasi penangkapan pelaku dan menyatakan bahwa saat ini tersangka sudah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas insiden tragis ini. Penyelidikan akan terus dilakukan untuk mengungkap motif pelaku dan detail kronologi pembunuhan.
Kasus pembunuhan ini menyisakan duka mendalam bagi masyarakat setempat. Warga berharap agar pelaku mendapat hukuman setimpal sesuai hukum yang berlaku. Peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya menjaga keamanan di lingkungan masyarakat dan memperhatikan potensi konflik yang dapat berujung pada tindak kekerasan. (*Anto Harindah)






