Bahwa yang mengundang Ida Dayak sebenarnya atas nama pribadi dan institusi saja, bukan atas negara seperti yang diurai dr Eva.
“Menurut saya ini biasa saja, namun akhirnya menjadi masalah, saya mendengar negara ambil posisi di sini. Seakan-akan mempromosikan,” kata dokter Eva.
“Mantan Panglima TNI bu, bukan Panglima TNI. Jadi jangan langsung ke negara-negara gitu,” imbuh Deddy Sitorus.
“Tadi saya dengar ada Kostrad,” timpal dokter Eva.
“Ya tapi itu kan bukan sebagai institusi resmi kan, itu untuk pelayanan sosial, jadi enggak bisa dikaitkan dengan negara. Bu, saya juga bisa melakukan pelayanan sosial,” ucap Deddy.
“Bisa pak. Tapi atas nama bapak kan. Apa bapak menuliskan sebagai atas nama DPR?” tanya dokter Eva.
“Masalahnya apa? yang jadi persoalan ibu apa. Ibu itu dari tadi, biasa, ini tidak biasa. Bukan itu yang mau didengar dari ibu,” ujar Deddy.
Terus mendebat dokter Eva, Politisi PDI Perjuangan tersebut balas menyindir dokter lulusan Universitas Indonesia itu.
*Sosok Dokter Eva Sri Diana Chaniago*
Ngotot menyebut pengobatan Ida Dayak sebagai ghoib, sosok dr Eva disorot.
Jika ditelisik akun media sosialnya, dokter bernama lengkap Eva Sri Diana Chsniago itu memang kerap bersuara dan mengomentari isu nasional terutama terkait kesehatan.
Perihal profil, dokter Eva diketahui adalah Dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi (Paru) yang aktif melayani pasien di RSUD Pasar Rebo, RS Harapan Bunda, dan RS Siaga Raya.
dokter Eva mendapatkan gelar spesialisnya setelah menamatkan pendidikan di Universitas Indonesia, Depok.
dr Eva kini tergabung dalam Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sebagai anggota.
Tak cuma berprofesi sebagai dokter, dr Eva juga kerap membuat konten di beberapa platform media sosial.
Akun Instagram dr Eva adalah @sridianachaniago, TikTok-nya adalah @drevachaniago dan Youtube-nya adalah dokter Eva Sri Diana Chaniago. (Dego)


